JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

11 Pejabat Karanganyar Bersaing Rebutkan Kursi Panas Sekda. Sempat Ditunda 2 Kali

Ilustasi kursi jabatan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustasi kursi jabatan

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 11 pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar dipastikan bakal beradu untuk mengikuti proses seleksi calon sekretaris daerah (sekda).

Ketua panitia seleksi, Tuhana mengatakan proses seleksi calon Sekda untuk menggantikan pejabat lama yang telah pensiun sempat ditunda dua kali. Hal itu karena hanya dua yang mendaftar dan tak memenuhi syarat untuk dilanjutkan.

Padahal berdasarkan regulasi, proses seleksi dapat dilakukan jika pendaftar minimal 4 orang atau lebih.

“Sempat ditunda dua kali karena pendaftar hanya dua orang, padahal, sesuai dengan regulasi, peserta seleksi minimal 4 orang,” kata Tuhana, Kamis (04/07/2019).

Baca Juga :  Usai Antar Teman Perempuannya Kencing di Semak-Semak Gunung Lawu, Pendaki Muda Langsung Hilang Lalu Ditemukan Jadi Mayat

Tuhana menjelaskan berdasarkan hasil konsultasi ke gubernur Jawa Tengah dan atas rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), proses pelaksanaan seleksi  pelaksanaan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP)  sekretaris daerah Karanganyar, kembali dilakukan.

Pelaksanaan seleksi ini dilakukan dengan model surat Menpan RB  tertanggal  31 Juli 2017, tentang  tata cara seleksi, mutasi/rotasi jabatan JPTP Sekda.

“Salah satu syaratnya waktu itu usia 56 tahun, diubah menjadi 58 tahun dengan cara rotasi atau mutasi. Dari proses identifikasi yang dilakukan oleh panitai seleksi, dari 25 JPTP berupa kepala dinas dan kepala badan, ada 11 orang JPTP yang berhak ikut seleksi calon sekda yang saat ini sedang berlangsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Gandeng Mitra Internasional, FKIP UMS Kembangkan Sekolah Penggerak di MIM Mojogedang Karanganyar,

Ditambahkannya, dari 11 peserta seleksi, akan diambil tiga orang. Hasilnya akan diserahkan kepada bupati Karanganyar, selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk dikonsultasikan kepada gubernur Jawa Tengah.

“Kami hanya merekomendasikan tiga peserta seleksi kepada bupati untuk dipilih. Siapa yang mau dipilih, itu terserah bupati. Selanjutnya dikosultasikan kepada gubernur dan hasil akhirnya, KASN merekomendasikan pelantikan sekda terpilih,” pungkasnya. Wardoyo