loading...
Loading...
Persiapan tim penyelam Polda Jateng. Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lebih dari 3000 penyelam dari seluruh dunia akan mencatatkan sejarah di laut Indonesia. Tepatnya di Pantai Manado, Kawasan Megamas Manado, Sulawesi Utara pada 1 hingga 3 Agustus 2019 mendatang.

Kehadiran para penyelam tersebut dalam rangka Pemecahan Rekor Dunia Selam Guinness World Records yang diselenggarakan oleh Wanita Selam Indonesia (WASI). Ada tiga kategori dunia yang akan dipecahkan.

Polda Jateng pun turut melaksanakan persiapan selama 2 bulan meliputi pembelajaran dikelas dilanjut dengan sertifikasi dan pelatihan menyelam.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombespol Agus Triatmaja mengatakan Polda Jateng sendiri akan mengirimkan 59 orang yang terdiri dari 3 Offcial 2 tenaga kesehatan 49 penyelam utama meliputi 13 penyelam Polki, 36 penyelam polwan dan 1 rescue Driver yang akan mengcover seluruh 49 penyelam dari Polda Jawa Tengah.

Tiga rekor yang akan dipecahkan itu di antaranya, penyelaman massal terbanyak (Longest Human Chain Underwater), lalu angkaian penyelam terpanjang dibawah air (Most People Scuba Diving), dan terakhir pembentangan bendera terbesar dibawah air (Largest Unfurled Flag Underwater).

Baca Juga :  Alap-alap Helm di Parkiran RSUD Ditangkap Polisi. Mengaku Sudah Sebanyak Ini Beraksi

Ketua Umum WASI, Ny Tri Tito Karnavian bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto, PJU Polda Sulut, dan panitia penyelenggara, sebelumnya menggelar rapat kesiapan acara pemecahan rekor dunia penyelaman massal GWR (Guinness World Record). Rapat tersebut digelar di Hotel Four Point, Kota Manado pada 19 Juni 2019.

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa rangkaian acara akan dimulai pada 30 Juli 2019 dengan daftar ulang peserta dari Sulawesi Utara dan pemeriksaan medis pada pukul 10.00 – 20.00 WITA di De Selmar Cafe Megamas.

Dilanjutkan pelaksanaan pemecahan rekor Penyelaman Massal Terbanyak (Longest Human Chain Underwater) pada 1 Agustus 2019 dari pukul 07.00 hingga 12.00 WITA.

Lalu, peserta daftar ulang peserta dari luar Sulawesi Utara dan pemeriksaan medis pada 1-2 Agustus 2019, pukul 10.00 – 20.00 WITA di De Selmar Cafe Megamas.

Baca Juga :  Pamit Cari Keong, Warga Bajing Ditemukan Jadi Mayat dan Tergeletak di Sungai

Pada 2 Agustus 2019 pukul 09.00 WITA, peserta mulai merakit peralatan scuba dan dapat di titipkan di masing-masing tenda grup. Pukul 15.00 WITA, Technical Meeting tiap grup yang dipimpin leader grup masing-masing. Lokasi di masing-masing tenda grup area persiapan peserta di Megamas.

Baru pada 3 Agustus 2019 pemecahan rekor Rangkaian Penyelam Terpanjang di bawah air (Most People Scuba Diving) dan Pembentangan bendera terbesar dibawah air (Largest Unfurled Flag Underwater) dimulai pukul 06.00 WITA.

Dari hasil rapat juga diputuskan bahwa tabung, weight-belt/sabuk dan pemberat (5-6 kilogram) disiapkan oleh panitia. Lalu kedalaman maksimum lokasi penyelaman pecah rekor adalah 9 meter, dan setiap grup/kelompok terdiri dari 1 grup leader dengan maksimum 49 peserta.

Diketahui pemecahan rekor dunia (Guiness World Records) “the Most People Scuba Diving Simultanously” bukan kali pertama dilakukan WASI. Sebelumnya pemecahan rekor tersebut pernah diselenggarakan pada 17 Agustus 2009 di Indonesia diikuti oleh 2.486 penyelam. JSnews

 

Loading...