loading...
Loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 27 siswa Sekolah Kejuruan Bintara (Sejurba) Pomau Angkatan ke-31 dan 50 siswa Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama (Sejursarta) Pomau Angkatan ke-48 mengikuti upacara tradisi pembaretan di pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta, Rabu (24/7/2019).

Komandan Pusat Polisi Militer AU, Marsma TNI Agung Handoko SH MM MH dalam sambutannya mengungkapkan, pembaretan merupakan tradisi korps di lingkungan Polisi Militer Angkatan Udara.

Tradisi tersebut mengandung arti masuknya para siswa menjadi keluarga besar Pomau, sekaligus sebagai aparat penegak hukum dan penegak disiplin di lingkungan TNI AU.

“Kebanggaan itu wajib kalian pertahankan. Karena kalian semua akan menjadi ujung tombak dan teladan bagi seluruh personel TNI AU di manapun berada, khususnya dalam hal disiplin,” ujar Danpuspomau.

Baca Juga :  Pilwakot Solo 2020, Gibran Bakal Daftar Lewat PDIP Jateng pada 12.12 Bersama Kagege

Danpuspomau berharap setiap personel sekolah Polisi Militer memiliki pengetahuan dan dapat diandalkan. Selain itu juga punya sikap mental, kepribadian dan perilaku yang mencerminkan Sapta Marga.

“Saya sebagai aparat penegak hukum dan keamanan kalian harus  memiliki naluri keamanan di manapun kalian berada. Kondisi demikian harus selalu terasah. Jangan pernah lengah sedikitpun,” pungkas Danpuspomau.

Selain melaksananakan pembaretan kepada Siswa Sejurba Pomau A-31 dan Sejursarta Pomau A-48, Komandan Puspomau juga mengangkat Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P Damanik ST sebagai warga kehormatan Polisi Militer Angkatan Udara.

Baca Juga :  The Sunan Hotel Solo Padukan Paket Menginap dan Pesta Tahun Baru

Tradisi pembaretan siswa Pomau dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin (22/7/2019) hingga  Rabu (24/7/2019) dengan mengambil lokasi di Klaten, Yogyakarta dan berakhir di Pantai Parangkusumo.  A Setiawan

 

 

Loading...