JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Akhirnya Gagal, Upaya Pembobolan ATM BNI Blimbing Gatak Sukoharjo. Berkat Kolaborasi Warga dan Polisi

Polisi berjaga di sekitar ATM Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo.
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Polisi berjaga di sekitar ATM Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Dok. Polres Sukoharjo.

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya pembobolan ATM BNI di Dukuh Blimibing, Desa Luang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo dapat digagalkan. Hal ini berkat kepedulian masyarakat serta kesigapan petugas Piket Polsek Gatak.

Kapolsek Gatak AKP Yulianto, Rabu (3/7/2019) menjelaskan, petugas jaga malam yang dipimpin KA SPKT III Aiptu Suparto, Senin (1/7/2019) pukul 03.00 WIB menerima informasi bahwa mesin ATM BNI yang beralamat di dukuh Blimbing, Desa Luang, Kecamatan Gatak atau barat Stasiun Gawok terlihat orang yang mencurigakan. Untuk memastikan situasi di ATM, petugas piket Reskrim Bripka Puasa Aji mengecek ke TKP.

Baca Juga :  Mau Tahu Update Terkini COVID-19 Sukoharjo? Jumlah Warga Terkonfirmasi Positif Sudah Tembus 927 Orang

Saat tiba di TKP, Bripka Puasa Aji yang memakai seragam tertutup mengamati aktifitas orang yang ada di dalam mesin ATM dengan berpura-pura membenahi sesuatu. Namun dua rekan diduga pelaku dengan postur tinggi besar mendatangi Bripka Puasa Aji dan mengejarnya. Namun Bripka Aji berhasil meloloskan diri.

Merasa telah diawasi, sesaat kemudian rombongan pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang meninggalkan TKP. Mereka mengarah ke barat dengan mengendarai dua mobil Toyota Avansa warna putih dan silver Nopol tidak diketahui.

Baca Juga :  Terkini COVID-19 Sukoharjo, Warga Terkonfirmasi Positif Corona Tambah 10, Pasien Sembuh Bertambah 3 Orang

Dari olah TKP oleh personil Polsek Gatak bersama tim inafis Polres Sukoharjo, diketahui mesin ATM tersebut mengalami kerusakan diduga pelaku menggunakan alat las. Beruntung belum bisa mengambil isi dari ATM tersebut. Akibat dirusaknya mesin ATM tersebut pihak Bank BNI mengalami kerugian Rp 40.000.000.

“Pelaku masih dalam pengejaran dan dalam penyelidikan Polsek Gatak,” jelas dia. Aria