loading...
Loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Jokowi mengutus Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menjenguk Syafii Maarif di rumah sakit PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Provinsi DIY.

Bersamaan dengan itu, presiden juga mengirim tim dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu yang sering disapa Buya Syafii.

Lewat akun Instagram, Jokowi mengatakan mendapat kabar Syafii Maarif sakit sejak Rabu, kemarin. Namun ia belum sempat membesuknya.

“Karena itulah saya mengutus Pak Pratikno, Pak Teten Masduki, disertai tim dokter kepresidenan dari Jakarta untuk memantau keadaan Buya,” kata dia, Sabtu (27/7/2019).

Jokowi mendoakan agar Syafii Maarif ini segera sembuh. “Bangsa ini senantiasa membutuhkan keteladanan dan pencerahan Buya Syafii Maarif.”

Baca Juga :  Gunungkidul Diguncang Gempa 5,0, Tak Berpotensi Tsunami

Saat ditemui di rumah sakit, di sela kunjungan Pratikno, Syafii mengatakan merasa sakit di bagian perut. Selain itu, keluar darah saat ia buang air kecil.

Dari hasil pemeriksaan medis sebelumnya, Syafii dideteksi mengalami gangguan di saluran kencing. Dokter spesialis urolog yang menanganinya, Prahara Yuri, mengatakan secara umum kondisinya sudah membaik.

Yuri menambahkan sakit yang diderita Syafii kemungkinan disebabkan ada iritasi batu ginjal sebelah kanan, namun sudah dilakukan terapi ESWL (extracorporeal shock wave lithotripsy) dengan gelombang kejut.

Meski kondisi membaik, Syafii Maarif masih diminta tinggal di RS PKU Gamping hingga dua-tiga hari ke depan.

Baca Juga :  Wah, Ada 1.100 Mobil Mewah di DKI Nunggak Pajak Rp 37 Miliar

“Sesuai rekomendasi dokter, mungkin dua-tiga hari lagi (Buya) sudah boleh pulang setelah kondisinya benar benar membaik,” ujar Hepy Setyo Dewanto, Humas RS PKU Muhammadiyah Gamping, kemarin.

www.tempo.co

Loading...