loading...
Loading...
AKP Harno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Satreskrim Polres Sragen tengah melakukan penyelidikan terkait indikasi penyimpangan bantuan rehab rumah tak layak huni (RTLH) di salah satu desa di Kecamatan Karangmalang.

Bantuan RTLH yang berjumlah puluhan paket, ditengarai disalurkan dengan diwarnai indikasi markup anggaran belanja.

Baca Juga :  Dulu Disalahkan, Kini Petani Resmi Boleh Pakai Gas Elpiji Subsidi untuk Diesel Pertanian. Kementerian ESDM Malah Bantu 350 Mesin Berbahan Bakar Gas 

Data yang diterima Joglosemarnews.com, tim dari penyidik Tipikor Reskrim bahkan dikabarkan sudah dua kali terjun ke desa tersebut untuk melakukan penggalian data. Kades juga tak luput didatangi oleh tim untuk diklarifikasi.

Baca Juga :  Lantik 163 Kades, Bupati Kelahiran Sragen Ini Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Dana Desa! 

“Iya dalam beberapa hari ada rombongan polisi yang turun ke desa kami. Infonya ada pemeriksaan RTLH,” papar salah satu warga, JK, Jumat (19/7/2019).

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno tak menampik sudah menerima aduan soal indikasi kasus RTLH di salah satu desa di Karangmalang tersebut.

Baca Juga :  Fakta Miris, 60 % Emak-emak di Desa Terpencil Sragen Didera Gangguan Tulang Saking Beratnya Beban Kerjaan. Pengobatan Gratis Polres Langsung Diserbu, Nenek 101 Tahun Sampai Ikut Antri

Menurutnya saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan.

“Masih kita selidiki,” katanya. Wardoyo

 

Loading...