loading...
Loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Media belajar merupakan satu komponen penunjang kegiatan belajar mengajar. Media pun tak selalu mewah dan mahal. Bahan pembuatan sarana belajar juga bisa ditemukan di lingkungan sekitar.

Hal ini dipraktikkan oleh siswa-siswi kelas 5 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Menggunakan kardus bekas, mereka merangkai rangka organ gerak manusia. Kegiatan itu masih dalam bingkai pembelajaran tematik tema 1 Organ Gerak Hewan dan Tumbuhan.

“Kardus itu dipotong lalu ditempelkan pada bagian-bagian rangka manusia. Kemudian bagian rangka tersebut, kita rangkai menjadi kesatuan menggunakan tali rafia atau kenur,” ujar Susilo Wardhani, SPd selaku guru kelas V.

Ia mengatakan, pembuatan rangkaian rangka itu  tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu belajar. Lebih dari itu, proses membuat rangkaian rangka juga memberikan pembelajaran tersendiri untuk para siswa.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SD Marsudirini Surakarta Ceria Belajar Jurnalistik dan Menulis Cerpen

“Sebab mereka juga harus berlatih bekerja sama dalam tim pada pembuatan karya itu,” tambahnya.

Di samping itu, jelas Susilo, melalui kegiatan itu, para siswa juga belajar lebih teliti karena harus menempelkan rangka dengan tepat.

Di akhir sesi, para siswa dilatih berani untuk mempresentasikan hasil karyanya. Masing- masing anggota dalam kelompok menjelaskan nama bagian bagian organ gerak atas dan bawah pada manusia, sementara teman yang lain memberikan penilaian.

“Kelompok kami kompak bekerja sama. Jadi cepat selesai,” ujar Yusron Habibullah, salah satu siswa kelas 5B dengan gembira.

Baca Juga :  Pendaftaran SNMPTN 2020 Sudah Bisa Dilakukan Mulai Senin, 2 Desember

Di sela kesibukannya mengajar, Nunuk Purnawati SPd, koordinator guru paralel kelas V menandaskan, penggunaan media kardus bekas juga sebagai langkah untuk mendukung program sekolah Adiwiyata. A Setiawan

Loading...