JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Dijual Murah, Motor Honda Scoopy Hanya Rp 6 Juta Lewat Facebook. Setelah Ditelusuri Ternyata..

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

CILACAP, JOGLOSEMARNEWS.COM Kepolisian sektor Dayeuhluhur Polres Cilacap berhasil menangkap pelaku penadah sepeda motor hasil curian yang dijual lewat media sosial facebook.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Dayeuhluhur Iptu Ismiyadi saat konfrensi pers di halaman Polsek Dayeuhluhur.

“Pelaku yang ditangkap adalah YD (34) warga Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran” ungkap Kapolsek Sabtu (27/7/2019).

Ungkap kasus tersebut bermula saat anggota reskrim Polsek Dayeuhluhur mendapat informasi ada sepeda motor milik korban Rusnanto yang pada hari Jum’at, tanggal 12 Juli 2019 sekira pukul 04.30 WIB dilaporkan hilang di dalam rumahnya di Dusun Ciawitali, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Pengaruhi Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Semarang

Ternyata motor itu ditawarkan di facebook lewat postingan jual beli dengan harga Rp 6 juta.

“Petugas menyamar sebagai pembeli untuk transaksi sehingga pelaku bisa ditangkap diwilayah jawa barat pada hari Senin 15 Juli 2019. Barang bukti sepeda motor Honda Scopy/ F1C02N28LO A/T, Tahun 2017, Warna Hijau Putih disita sebagai barang bukti,” ungkap Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Kota Semarang, Terkait Penyerangan Wakapolres Karanganyar?

Petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah diketahui identitas yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor tersebut.

Untuk mempertanggung jawaban perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 363 Juncto 480 KUH Pidana tentang penadah barang hasil pencurian dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

Kapolsek menambahkan masyarakat dihimbau agar tidak mudah tergiur dengan membeli sepeda motor harga murah atau diluar kewajaran karena bisa diduga barang tersebut hasil kejahatan. JSnews