loading...
Loading...
Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengingatkan agar semua pejabat eselon III A dan B untuk mengikuti lelang jabatan secara terbuka atau open biding untuk mengisi enam jabatan eselon II yang saat ini kosong.

Keharusan itu dimaksudkan untuk mengukur kapasitas serta menjaga roda regenerasi dan jenjang karier para PNS sendiri.

“Wajib dan harus (mengikuti). Semua pejabat eselon III A dan B. Supaya mereka juga bisa melihat kompetensi dirinya. Apa mau stagnan, nggak ada peningkatan karier?,” paparnya kepada wartawan di Rumdin Bupati, belum lama ini.

Enam jabatan eselon II yang akan dilelang itu antara lain, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Linmas (Kesbangpolinmas).

Baca Juga :  Heboh Kabar 8 Buruh Tandur di Sragen Tewas Kesetrum, Begini Fakta Sebenarnya! 

Dengan semua ikut lelang jabatan, Yuni menyebut maka akan memberi banyak pilihan dan wawasan dari masing-masing pejabat.

Hal itu juga untuk menghindari gagalnya proses seleksi karena jumlah peserta tak memenuhi syarat seperti pada seleksi untuk jabatan Kepala Diskominfo beberapa waktu lalu. Di mana kala itu, proses seleksi terpaksa harus diulang karena pesertanya sejak awal hanya sedikit dan kemudian gugur.

“Sehingga akhirnya tidak terisi dan kosong satu tahun. Karena harus mulai lagi dari awal, membentuk Pansel, lapor KASN lagi,” terangnya.

Yuni mengisyaratkan lelang jabatan akan segera dimulai bulan Juli ini. Sehingga dalam waktu maksimal tiga bulan, kekosongan bisa segera terisi pejabat baru.

“Start mulai bulan ini. Panitia kita siapkan, termasuk koordinasi dengan Komite ASN. Kita prosedural termasuk mutasi pejabat eselon II ini juga atas rekomendasi KASN,” tandasnya.

Baca Juga :  Roadshow Bupati Sragen Gertak Germas dan Pembinaan PNS di 20 Kecamatan Jadi Sorotan. Dinilai Ditunggangi Pesan Politis ke Pilkada 2020 

Sementara, Sekda Tatag Prabawanto menambahkan keharusan ikut lelang jabatan itu juga untuk membantu jenjang karier pejabat sendiri dan persiapan regenerasi. Sebab ke depan, pejabat eselon II yang ada saat ini pun juga akan berakhir tugas dan harus diisi oleh generasi berikutnya.

“Dengan semua ikut, maka nanti pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini bupati, akan punya tolok ukur kapasitas dan kompetensi masing-masing pejabat,” tandasnya. Wardoyo

Loading...