JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gedung PGRI Karanganyar Digelontor Rp 800 Juta. Bupati Minta Segera Rampung, Tidak Usah Banyak Rapat 

Foto/ humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/ humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta para pendidik yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Karanganyar untuk mengedepankan gotong royong dan guyup rukun dalam pembangunan gedung PGRI.

Hal itu disampaikan dalam Musyawarah rencana pembangunan gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2019 dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (12/07/2019).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerangkan Atas nama Pemkab mengapresiasi dimulainya pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Karanganyar.

Pemkab juga telah menghibahkan uutuk pembangunan gedung tersebut sebesar Rp 800 juta.

Baca Juga :  Gugatan Pemindahan TPS Oleh PT Menara Santosa, Pemdes Blulukan Colomadu Diputus Bersalah dan Wajib Ganti Rugi Rp 205 Juta

“Jadi tidak perlu banyak rapat, tetapi kami berharap gotong-royong guyub rukun saling membantu dalam pembangunan gedung PGRI untuk dikedepankan sebagai amal jariyah kita semua. Karena pembangunan gedung PGRI ini merupakan fasilitas untuk kepentingan umum karena nilai-nilai kemanusiaan bukan hanya terdapat di tempat ibadah,” paparnya.

Menurutnya, tunjangan profesi salah satunya adalah untuk membantu kemampuan profesinya. Salah satunya juga sertifikasi sebagai implementasi kompetensi untuk selalu ditingkatkan.

Sehingga iuran untuk pembangunan gedung PGRI dapat dilaksanakan. Karena kalau ada yang tidak mau memberi iuran akan dianggap tidak loyal pada profesinya.

Baca Juga :  Satu-Satunya di Karanganyar, SMA Ini Punya Kelas Unggulan 2 Tahun Lulus. Kasihan Murid Jenuh Kelamaan di Rumah, 432 Siswa Langsung Dimasukkan Untuk Ikuti Orientasi Sekolah

“Saya kira dalam relatif singkat pembangunan Gedung PGRI untuk segera rampung, agar dapat banyak mendatangkan manfaat. Karena ini berkaitan dengan organisasi guru, bisa juga dimanfaatkan untuk seorang guru yang punya hajatan. Terlebih letak pembangunan gedungnya sangat strategis. Jadi intinya pembangunan gedung PGRI ini dari anggota ke anggota untuk disengkuyung bersama dengan baik”, ucapnya. Wardoyo