loading...
Loading...
Relawan dan warga Dukuh Wedisari, Desa Kembangan Kecamatan Blado, Kabupaten Batang dikerahkan untuk melakukan pencarian Efendi di kebun sekitar desa, Senin (15/7/2019). TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO

BATANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Dukuh Wedisari, Desa Kembangan Kecamatan Blado, Kabupaten Batang digegerkan dengan hilangnya secara misterius seorang bocah berumur 5 tahun, Muhammad Afandi.

Awalnya Afandi ikut pamannya ke kandang kambing pada Jumat (12/7/2019) sore, namun 10 menit kemudian ia hilang secara misterius.

Usai dinyatakan hilang sejumlah warga melakukan pencarian, namun hanya mendengar suara Afandi yang kian menjauh dari kandang kambing.

Karena diluar nalar manusia, warga menganggap bocah 5 tahun itu hilang diculik penunggu yang mendiami kawasan sekitar desa.

Pihak desa pun mengerahkan warga di tujuh dukuh yang dibantu BPBD, TNI Polri, dan Banser untuk melakukan pencarian.

Namun pencarian yang dilakukan selama tiga hari itu tetap tak membuahkan hasil.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Pimpin Sertijab 11 Kapolres. Ada Kapolres Sragen dan Jepara, Berikut Daftar Lengkapnya!

Hingga Senin (15/7/2019) malam, relawan bersama warga berkumpul di posko yang didirikan di rumah ketua RT setempat, untuk melakukan koordinasi terkait pencarian Afandi.

Agus Riawan satu di antara relawan asal Desa Gerlang, yang ikut dalam pencarian menjelaskan, segala cara sudah dilakukan.

“Hampir dua hari kami mencari keberadaan Afandi, namun kami belum bisa menemukan keberadaan Afandi,” paparnya.

Dilanjutkannya, saat melakukan pencarian hari ke dua, ia mendengar suara anak kecil memanggil ibunya.

“Kami mendengar suara anak kecil berteriak memanggil ibunya, namun suara tersebut semakin menjauh. Suara tersebut berasal di sekitar pohon aren besar,” katanya.

Sementara itu, Pujo Kasmani warga sekitar menjelaskan, kandang kambing lokasi hilangnya Afandi hanya berjarak 5 meter dari rumah.

Baca Juga :  Kerajaan Keraton Agung Sejagat, Misteri Batu Prasasti Berukuran Besar Berwarna Coklat, Warga Takut Tapi Penasaran

“Hilangnya aneh, bahkan warga bergantian mencarinya siang dan malam, namun hingga kini belum diketmukan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pencarian akan terus dilakukan hingga diketmukan ya Afandi.

“Tapi kalau sampai malam Jumat belum diketemukan mungkin warga akan berhenti sejenak,” tambahnya.

www.tribunnews.com

Loading...