loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS. COM– Jajaran Polsek Mrebet Polres Purbalingga masih menyelidiki kasus pencurian cabai yang terjadi di sebuah kebun wilayah Desa Cipaku Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Pencuri nekat merontoki csbai siap panen di sawah lantaran harganya sangat mahal.

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Mrebet AKP Setyadi Eko Purwanto, Kamis (18/7/2019).

Kapolsek menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan dari korban pencurian bernama Indratno (40), warga Desa Cipaku RT 2 RW 7 Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Ia melaporkan bahwa buah cabai miliknya yang ada di kebun diketahui hilang, Kamis (18/7/2019) pagi.

“Anggota polsek yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Wabah Anthrax Merebak, Pemprov Jateng Siapkan 50.000 Vaksin. Ini Tips Agar Terhindar dari Daging Terkontaminasi Anthrax

Berdasarkan keterangan korban, pada hari Rabu (17/7/2019) sore ia datang ke kebun untuk mengecek tanaman cabai miliknya. Saat itu, tanaman cabai beserta buahnya masih utuh di kebun. Namun pada pagi harinya, pagar keliling kebun sudah ada yang rusak.

“Saat dilakukan pengecekan, korban mendapati buah cabai yang semula masih ada di pohonnya sudah hilang. Selain itu, korban mendapati banyak ranting pohon cabe berserakan sekitar lokasi,” kata kapolsek.

Berdasarkan keterangan korban, cabai di kebunnya diperkirakan dua minggu lagi bisa dipanen. Namun karena cabai di kebun hilang dicuri, korban diperkirakan menderita kerugian hingga Rp 500 ribu.

Baca Juga :  Innalillahi, Mohammad Toha Ditemukan Tewas di Rawa Srikaton. Sempat Diketahui Naik Perahu

“Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pencurian cabai yang terjadi. Semoga kasusnya dapat segera terungkap dan pelaku bisa diketahui dan diamankan,” pungkas Kapolsek. JSnews

 

Loading...