JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kebakaran Hebat Peternakan Ayam di Jumapolo Karanganyar. Ribuan Ayam Terpanggang, Kerugian Rp 150 Juta 

Ilustrasi kebakaran
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ilustrasi kebakaran3
Ilustrasi kebakaran

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat  melanda kandang ayam di Dusun Tulakan RT 2/3, Desa Kwangsan, Jumapolo, Karanganyar, kemarin malam. Sebuah kandang peternakan milik Sukarno (63) warga Kebakkramat, Karanganyar itu ludes tak tersisa.

Tak hanya bangunan yang luluh lantak, 4.000 ekor ayam yang baru berumur sepekan, juga hangus terpanggang.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 18.00 WIB. Menurut keterangan karyawan, api mendadak berkobar dari bagian kandang. Tak lama berselang, api langsung membesar dan melahap kandang berukuran 10 x 70 meter itu.

Baca Juga :  Makin Ganas, 2 Warga Kembali Meninggal Terpapar Covid-19, Total Sudah 130 Warga Karanganyar Meninggal Dunia. Jumlah Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah Tembus 707

Api kali pertama diketahui, Aditya (19) warga yang kebetulan melintas saat kejadian.

Ia mengaku melihat kepulan asap disertai kobaran api besar dari arah kandang. Seketika ia langsung berteriak dan memberitahu warga.

Dalam sekejap, warga berhamburan berusaha memadamkan api. Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran tiba dan membantu pemadaman.

Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan.

Baca Juga :  Warga Karanganyar, Catat Baik-Baik, Menteri Pertanian Janji Siap Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani Karanganyar 100 %!

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi melalui Paur Humas Polres Karanganyar, Ipda M Sutrismiyanto menyampaikan dari hasil olah TKP, kebakaran diduga disebabkan karena kompor pemanas yang terbakar.

Kompor pemanas itu ditinggalkan oleh karyawan dalam kondisi menyala sekitar pukul 18.00 WIB.

Diduga, kompor terlalu panas sehingga memercikkan api. Akibat kejadian itu, kerugian material ditaksir mencapai Rp 150 juta. Sebanyak 4.000 ekor ayam berumur sepekan juga ludes tanpa ada yang bisa diselamatkan. Wardoyo