loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hampir setiap kali terjadi bencana alam, email redaksi tak pernah sepi dari kiriman rilis dari Sutopo Purwo Nugroho mengenai hasil analisis dari sisi keilmuan.

Sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memang terhitung sangat rajin berkomunikasi dengan media.

Namun, hari Minggu (7/7/2029) lalu, Sutopo Purwo Nugroho telah wafat di Guangzhou, Cina.

Istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih, mengatakan suaminya telah tak ada respon sejak pukul 01.35 waktu setempat.

“Secara resmi di dokumen tadi (meninggalnya) ditulis jam 02.20 waktu Guangzhou,” kata Retno lewat pesan pendek kepada sekretaris Sutopo, Fitri, yang ditunjukkan kepada Tempo.

Masih dalam percakapan pesan pendek yang ditunjukkan Fitri, Retno mengatakan pihak keluarga belum memastikan di mana Sutopo akan dimakamkan.

Baca Juga :  Kasus Garuda Dianggap Kecil, Erick Thohir Diminta Usut Skandal Rp 16 T di BUMN

Menurut dia, dulu Sutopo pernah meminta dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pondok Ranggon, Jakarta Timur.
“ Tapi ayahnya Pak Topo sepertinya inginnya di Boyolali,” ujar Retno.

Sutopo diketahui tengah berada di Guangzhou, Cina, untuk mengobati penyakit kanker parunya yang semakin parah, sejak 15 Juni 2019.

Sutopo dikabarkan meninggal Minggu dini hari sekitar pukul 02.20 waktu Guangzhou atau 01.20 WIB.

Sutopo sebelumnya mengumumkan kepergiannya ke Cina melalui vlog yang dibuatnya dengan merekam suasana di Bandara Internasional Soekarno Hatta sambil bercerita dan diunggahnya di akun Instagramnya pada 15 Juni 2019.

“Saat ini saya masih berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta dalam rangka menuju ke Guangzhou Cina untuk berobat penyakit kanker yang makin gerogoti dan makin menyakitkan,” ujar dia kala itu.

Baca Juga :  Kisah Haru Seorang Suami di Sukabumi, Berjuang Rawat 3 Anak dan Istrinya yang Berat Badan Tinggal 24 Kg Karena Kanker Paru Stadium 4

Saat itu Sutopo menuturkan, sel kanker telah menyebar ke banyak tulang dan organ tubuh lain. Sebelumnya, pada unggahan Minggu (9/4/2019), Sutopo mengirim gambar dia dan ibunya yang terlihat masih segar.

“Setiap Ibu merawatku, tanpa kenal lelah memijit sendi-sendi yang sakit. Meski selesai dipijit langsung sakit lagi,” kata dia.

www.tempo.co

Loading...