JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kekeringan di Wonogiri Sebabkan Sektor Pertanian Merana. Ratusan Hektare Terancam

Dasar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri mengering
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Tanah retak di dasar Waduk Gajah Mungkur Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kekeringan dan krisis air bersih di Wonogiri berdampak langsung pada sektor pertanian. Ratusan hektare lahan terancam ikut mengering.

Selain itu tanaman kacang tanah terancam tidak bisa dipanen.

Tursi, koordinator PPL Kecamatan Eromoko, mengatakan, lahan pertanian yang terancam kekeringan sekitar 300-an hektare. Sangat susah mendapatkan pasokan air saat ini.

Baca Juga :  Jangan Kaget, Bakal Lebih Banyak Tes Swab Digelar di Wonogiri, Semakin Cepat Diketahui yang Terinfeksi Kian Cepat Pula Upaya Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Namun menurut dia ada sumber air di Desa Ngunggahan yang bisa menjadi pemasok pengairan bagi ratusan hektare lahan itu. Hanya saja pihaknya terkendala peralatan untuk menaikkan air dari sumber ke lahan.

“Membutuhkan mesin pompa air paling tidak kapasitas 24 PK untuk menaikkan air,” kata dia, Selasa (2/7/2019).

Baca Juga :  Ponpes Al Barru Bulusulur Wonogiri Gelar Webinar Dalam Rangka Hari Santri 2020, Terkait Kebersihan dan Keindahan Ponpes ini Layak Dicontoh

Terpisah, Jimin petani dari Desa Gunturharjo Kecamatan Paranggupito berujar sudah 2 bulan ini tidak turun hujan. Tidak hanya manusia yang terdampar kekeringan, sektor pertanian secara langsung turut terimbas.

“Tanaman kacang tanah tidak bisa panen, padahal kualitas kacang tanah kami terbaik di Wonogiri,” jelas dia. Haryanto