loading...
Loading...
Kelompok Ibu-Ibu di desa Spondok Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar mendapatkan pelatihan membuat kripik daun jambu dan manisan jambu biji dari yayasan Solopeduli, Jumat (20/7/2019). Dok Solopeduli

SOLO, JOGLOSRMARNEWS.COM- Kelompok Ibu-Ibu di desa Spondok Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar mendapatkan pelatihan membuat kripik daun jambu dan manisan jambu biji, Jumat (20/7/2019). Kelompok Ibu-ibu yang terdiri dari 12 orang ini berasal dari wilayah sekitar dan merupakan kelompok binaan Solopeduli yang berada di Desa pemberdayaan Solopeduli.

Pelatihan diisi oleh pelaku bisnis makanan, Paramita Cahyaningsih dari Klaten menceritakan apresiasinya saat memberikan lelatihan membuatan kripik dan manisan yang mudah dipraktekan Ibu-Ibu.

“Saya juga ceritakan awal mula saya mulai bisnis di sela-sela pekerjaan saya sebagai Ibu rumah tangga. Modalnya juga sangat murah, hanya 10 ribu bisa menghasilkan keuntungan hingga seratus ribu karena modalnya daun dan buah jambu yang didapat dari kebun dan halaman rumah mereka, waktu membuatnya juga tidak lama, sekitar 1 jam. Saya senang bisa berbagi pengalaman disini, mudah-mudahan nanti kalau saya datang kesini lagi ibu-ibu sudah sukses usahanya,” terangnya.

Baca Juga :  Di Hadapan Puluhan Sekwan se-Jateng, Bupati Karanganyar Pesan Sekwan Harus Dukung Fungsi DPRD! 

Relawan Solopeduli, Bu Haryanti (45 tahun) merasa senang bisa belajar dan praktek buat kripik dan manisan.

“Ibu-ibu disini sering kebingunggan saat panen jambu tapi harganya sangat murah, kadang sampai berapa ton akhirnya jambunya busuk dan kita buang karena tidak ada yang membeli, dengan pelatihan ini nanti kami bisa langsung olah jambu dan daunnya dan bisa langsung kami jual ke toko dan ke pusat oleh-oleh, terimakasih Solopeduli atas pelatihannya, sangat bermanfaat buat kami disini,” tuturnya.

Kegiatan pelatihan membuat kripik daun dan manisan jambu tersebut merupakan kegiatan perdana dari Solopeduli. Kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan perekonomian warga Spondok.

Baca Juga :  Bagi-bagi Bunga, Kejari Karanganyar Klaim Selamatkan Rp 1,2 Miliar Uang Negara dari Tangan Para Koruptor Karanganyar 

“Di Spondok ini yang sudah berjalan berupa pemberdayaan ternak kambing dan pemberdayaan pohon jambu kristal. Pelatihan ini agar para penerima manfaat bisa lebih meningkat lagi pendapatannya, harga jambu kadang hanya seribu rupiah per kilogram-nya, dengan sedikit diolah harganya bisa berlipat dan ibu-ibu rumah tangga di Spondok bisa menambah penghasilannya,” jelas Direktur Umum Solopeduli, Sidik Anshori. Triawati PP

Loading...