JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Semalaman Tak Pulang, Pensiunan Ditemukan Tewas Tergeletak di Persawahan Desa Sidoharjo Sragen

Tim Polsek Sidoharjo dan Inafis Polres saat mengevakuasi jasad korban, Selasa (23/7/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek Sidoharjo dan Inafis Polres saat mengevakuasi jasad korban, Selasa (23/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Sidoharjo Sragen digegerkan dengan temuan salah satu warga yang meninggal di persawahan setempat, Selasa (23/4/2019). Korban sempat tak pulang semalaman sebelum kemudian ditemukan meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Samanto (76) pensiunan asal Dukuh Nglebak RT 12, Desa Sidoharjo, Sidoharjo, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan kali pertama sekitar pukul 06.15 WIB. Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa oleh anaknya Aris Sri Widodo (49).

Saat ditemukan, korban mengenakan sandal jepit warna hitam. Menurut keterangan saksi, ia hendak membuka warung di rumah dan diberitahu oleh warga yang melihat korban sudah tergeletak dalam kondisi telungkup di sawah.

Baca Juga :  Innalillahi, Kakek 77 Tahun PDP Corona Asal Gemolong Sragen Meninggal Dunia. Jadi Korban Meninggal ke-25, Begini Riwayatnya!

Sesampai di sawah, Aris pun terkejut melihat bapaknya sudah tidak bergerak. pakah benar orang tua pelapor.

Menurut keterangan warga penggarap sawah, korban sempat diketahui keluar dari rumah Senin (22/7/2019) sekitar pukul 20.00 WIB untuk mengecek sawahnya.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sidoharjo Iptu Zainal Arifin membenarkan penemuan mayat warga di sawah wilayah Sidoharjo itu.

Baca Juga :  Geger Perusakan Tugu Perguruan Silat di Sragen, Danrem 074 Surakarta Langsung Turun Gunung. Sebut Kalau Ada Oknum Yang Memanaskan Sragen, Siap Bantu Usut Provokatornya!

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan oleh tim identifikasi Polres Sragen, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan.

“Saat ditemukan tidak ada tanda kejanggalan atau penganiayaan. Dugaannya murni karena sakit. Karena dari keterangan keluarga, korban mengalami sakit darah tinggi dan stroke, lalu sempat terjatuh,” tuturnya.

Karena pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo