loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnews.com –
Suasana jelang musyawarah nasional (Munas) Golkar terlihat makin hangat dan dinamis.

Wakil Ketua Bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo makin sering melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh nasional.

Kemarin, pria yang akrab disapa Bamsoet itu bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Di hari yang sama, dia juga sowan kepada Presiden RI Ketiga BJ. Habibie.

Selanjutnya, Bamsoet sowan kepada politikus senior Golkar Fahmi Idris.

“Pagi ini pukul 08.00 caketum BS datang ke kantor,” ujar Fahmi lewat pesan singkat, Selasa (16/7/2019).

Berbincang selama sekitar 1,5 jam di Istana Negara, kemarin, Bamsoet bercerita Jokowi menitipkan banyak pesan.

Selain membahas soal kedewanan dan kepartaian Golkar, ujar Bamsoet, Jokowi berharap Golkar melakukan pembenahan dan menarik semua kekuatan yang pernah ada di dalam partai, yang selama ini mungkin tak diperhatikan.

Baca Juga :  Airlangga Masih Berharap Bamsoet Tak Maju di Bursa Ketum Golkar

“Misalnya, Golkar harusnya menjadi rumah besar bagi keluarga besar TNI/Polri karena dulu didirikan oleh para TNI/Polri ketika Golkar menjadi sekretariat bersama,” ujar Bamsoet saat ditemui di kediaman Presiden RI Ketiga BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Jokowi juga mengingatkan agar jangan lagi lahir partai-partai baru dari rahim Golkar karena konflik internal di munas.

Bamsoet menampik bahwa pesan tersebut berarti Jokowi menginginkan munas Golkar kali ini sebaiknya memilih satu calon secara aklamasi.

“(Saya menangkap pesan) Pak Jokowi menginginkan demokrasi berjalan dengan baik di partai Golkar. Sesuai dengan amanat partai, AD/ART partai, dan iklim demokrasi kita,” ujar Bamsoet.

Baca Juga :  Jadwal Penerbangan Dibatalkan, 4 Penumpang Sriwijaya Air Rusak Loket Bandara

Ketua DPR RI itu pun menjamin perpecahan tidak akan terjadi di Golkar karena persaingan dirinya dan Airlangga Hartarto di Munas mendatang.

“Saya akan meminta waktu bertemu beliau (Airlangga) untuk berdiskusi agar bisa bersaing secara sehat dan menjaga keutuhan partai,” ujar Bamsoet.

Pesan yang sama, ujar Bamsoet, dititipkan Habibie saat bertemu dengan dirinya. Berbincang-bincang selama hampir dua jam, Bamsoet mengatakan Habibie banyak menyampaikan masukan-masukan tentang Partai Golkar.

“Beliau memberikan pandangan-pandangan untuk perbaharuan oleh partai Golkar,” ujarnya.

Bamsoet menyatakan Habibie mendukung sebanyak-banyaknya kader Golkar, termasuk dirinya, untuk maju dalam Munas.

“Tentu ini membuat saya semakin mantap,” ujar Bambang Soesatyo.

Baca Juga :  Sudah Tega Menyuruh Istri Jadi PSK, Lelaki Ini Racuni Istrinya Karena Hamil dengan Pelanggannya

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ogah berkomentar mengenai pertemuan antara Presiden Jokowi dan Bambang Soesatyo, pun berbagai manuver Bamsoet.

“Tidak ada komentar,” kata Airlangga Hartarto sambil bergegas menuju mobilnya, saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta pada Senin (15/7/2019).

Dia mengklaim telah menerima dukungan 460 suara dari total 557 pemilik suara sah Golkar di munas mendatang.

“Alhamdullilah dukungan terus mengalir dan sampai saat sekarang sudah 460 dan masih berjalan,” kata Airlangga di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, kemarin.

Meski begitu, Airlangga menyatakan tak akan melakukan deklarasi pencalonan kembali secara resmi dalam waktu dekat. Ia mengatakan waktu pelaksanaan Munas masih jauh. “Nanti aja (deklarasinya), Munasnya, saja masih Desember,” ujar dia.

www.tempo.co

Loading...