JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Pakai Anggaran 8 Miliar, Pengangkatan Sumber Air Banyutowo Paranggupito Segera Terealisasi

Penyaluran air bersih bagi warga Wonogiri

IMG 20181028 WA0033
Penyaluran air bersih bagi warga Dusun Bakalan Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM  — Pemkab Wonogiri kian serius mencari solusi permanen permasalahan kekeringan wilayah selatan. Hal ini dibuktikan salah satunya dengan penganggaran dana proyek pengangkatan sumber air Banyutowo, Kecamatan Paranggupito.

Sedikitnya dana sebesar Rp 8 miliar dianggarkan untuk proyek itu. Dana dari APBD 2019 tersebut rencananya untuk pembangunan reservoir dan jaringan perpipaan.

Baca Juga :  Wonogiri Zona Merah Lagi Lur, Seorang Camat Positif COVID-19. Jadi Tak Ada Alasan Lagi untuk Tidak Patuhi Protokol Kesehatan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyebutkan dana untuk pembangunan sarana dan prasarana di Sumber Banyutowo. Meliputi pembangunan reservoir, perpipaan, jaringan listrik dan sumur uji.

“Reservoir dibangun di Desa Paranggupito berkapasitas 300 meter kubik. Lalu membangun jaringan pipa dari Banyutowo dialirkan ke bak penampungan air di Desa Gendayaan sepanjang 6 kilometer. Juga untuk pengadaan genset dan jaringan listrik,” kata dia, Kamis (25/7/2019).

Baca Juga :  Klaster Pilkada Disebut Tidak Ada, yang Ada Yakni Klaster Libur Nataru, ini yang Menjadi Penyebab Lonjakan Kasus Positif COVID-19 di Wonogiri

Mengenai sumur uji rencananya dibangun di Kecamatan Pracimantoro dan Giritontro. Sumur uji ini untuk mengetahui lokasi-lokasi sumber air.
Menurut dia, sumber air Banyutowo bisa mengalirkan air 4,5 meter kubik perdetik dan mampu mencukupi kebutuhan air bersih untuk 500 KK. Aria