loading...
Loading...
Tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Pengusaha kecil dan pengusaha lokal dari Proviñsi DIY, terbuka peluang untuk ambil bagian dalam pembangunan Aetropolis di kawasan bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Sampai sejauh ini, bahkan Pemerintah Provinsi DIY belum menentukan parameter dan batasan untuk investor yang akan masuk dalam pembangunan kawasan aerotropolis bandara YIA.

Demikian dikatakan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda DIY, Trisaktiyana.

Ia menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa investor yang melirik kawasan aerotropolis dan pengembangannya.

Namun, pihak Pemprov tengah menetapkan rencana detail tata ruang dan RTRW di kawasan aerocity dan aerotropolis.

Baca Juga :  Yogyakarta Bakal Mulai Uji Coba Paket Tur Kampung Wisata

“Kami terbuka untuk investor luar negeri, dalam negeri ataupun BUMN,” kata Trisaktiyana, Minggu (7/7/2019).

Dia menjelaskan, untuk pengusaha kecil dan lokal memang ada kesempatan untuk menggarap pekerjaan.

Namun, sifatnya jika ada konsorsium atau menjadi subkontraktor dari perusahaan besar.

“Karena ini proyek berskala besar dan investasinya panjang maka tidak bisa dikerjakan oleh perusahaan kecil. Jadi harus konsorsium atau memang perusahaan besar, ” urainya.

Menurutnya, perusahaan besar akan sanggup mengerjakan pekerjaan di proyek besar ini karena jangka baliK modal atau ROInya mencapai 10 hingga 20 tahun.

Sehingga, perusahaan lokal bisa mengambil bagian atau kesempatan dari subkontraktor dari perusahaan besar.

Baca Juga :  Diserang Binatang Misterius, Kambing Milik Warga Berkisan, Sleman Mati Penuh Luka Gigitan

“Biasanya perusahaan kecil ini akan menjadi subkontraktor perusahaan besar. Hanya kualifikasinya harus mumpuni dan baik. Misalnya, campuran untuk beton harus material bagus jarena untuk jangka panjang, ” tegasnya.

www.tribunnews.com

Loading...