JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Progres Pembangunan Waduk Pidekso Wonogiri. Aliran Sungai Dielakkan, Garap Tanggul Bendungan

Proses river closure Waduk Pidekso Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Proses river closure Waduk Pidekso Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM  — Progres pembangunan Waduk Pidekso di Giriwoyo, Wonogiri, saat ini sudah mencapai lebih dari setengah. Pelaksana kini mengerjakan tapak utama bangunan bendungan.

Hal tersebut ditandai dengan river closure yang merupakan proses pengelakan atau pengalihan aliran sungai, Kamis (11/7/2019). Proses pengalihan ini mengelakkan dua sungai, yakni Bengawan Solo Hulu dan Kali Lanang. Aliran sungai diarahkan menuju conduit dengan debit 115 meter kubik per detik.

Kegiatan itu dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Acara dihadiri Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Hari Suprayogi, Kepala BBWSBS Charisal Akdian Manu, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Forkopimda Wonogiri dan tamu undangan.

Baca Juga :  Keren Slur, Staimas Wonogiri Raih Akreditasi Baik Dari BAN PT

Charisal mengatakan proyek terus dikerjakan sambil menyelesaikan pembebasan lahan. Hingga kini progres proyek sudah setengah lebih. Tepatnya mencapai 56,70 persen.

“Progres pembangunan sangat bagus. Sudah mampu membangun spillway, as tanggul, saluran pengelak, akses jalan dan lainnya,” kata dia.

Dia menerangkan, bagian yang sudah terbangun meliputi saluran pengalih aliran sungai, jalan akses, bangunan pelimpah air. Menyusul bagian tanggul bendungan yang rencananya sepanjang 387 meter tinggi 44 meter volume timbunan 1,5 juta meter kubik. Proyek ditarget rampung 25 Desember 2021.

Baca Juga :  Update Corona Wonogiri, Total Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Menjadi 20. Terbaru Ada Ustaz dan Satpam Sesama Warga Kecamatan Jatisrono

“Waduk Pidekso  mampu menampung air sebanyak 25 juta meter kubik dengan luas genangan 209 hektare sehingga akan dapat mengairi lahan seluas 1.500 hektare untuk air baku 300 meter kubik perdetik,” tandas dia.

Dengan adanya air baku sebesar itu, Bupati Joko Sutopo yakni mampu menjadi solusi masalah pertanian dan kekeringan khususnya di wilayah selatan.

Sementara Hari Suprayogi meminta Bupati segera menyiapkan tahapan pengembangan waduk di sektor pariwisata. Pasalnya Waduk Pidekso tak hanya berfungsi sebagai penyedia air, meluas pula hingga pariwisata. Aria