loading...
Loading...
Joglosemarnews/A Setiawan

SOLO, Joglosemarnews.com – Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru tahun 2019/2020, SDIT Nur Hidayah menggelar jalan sehat dan pembagian bibit tanaman ke warga sekitaran sekolahan, Selasa(16/7/2019).

Jalan sehat dilakukan dengan mengambil dua rute. Rute pertama dimulai dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Klengkeng, Jalan Semangka, TKIT Nur Hidayah kemudian finish di sekolah.

Sementara rute kedua dimulai dari Jalan Pisang II menuju ke Masjid Al-Hadi, melewati SMP N 2 Surakarta hingga sampaj di masjid Al-Huda Kerten.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa kelas 3. Seusai meletakkan dan merapikan tasnya di kelasnya masing-masing, tampak mereka mulai bergegas keluar halaman untuk mengikuti jalan sehat.

Hari itu, bukan hanya jalan sehat saja yang dilakukan. Anak-anak juga diajak untuk membagikan beberapa bibit tanaman ke warga sekitar sekolah.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SDM 1 Solo Sumbang Mainan "Othok-othok" Ambruknya SDN Gentong Pasuruan

Kebijakan sekolah yang memberikan dispensasi tidak adanya Kegiatan Belajar Mnegajar (KBM) pada pekan pertama itu memang dimanfaatkan oleh ustadz-ustadzah kelas 3 untuk memaksimalkan orientasi siswa dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Orientasi siswa siswi kelas 3 tahun ini berlanjut hingga Jumat pekan ini. Keguatan tersebut digelar selama lima hari dengan tujuan agar siswa bisa beradaptasi terhadap suasana dan lingkungan yang baru.

“Tujuan masa orientasi diperpanjang sampai lima hari ke depan agar para siswa mampu beradaptasi dengan ritme kegiatan dari kelas bawah ke kelas atas. Kami berharap semoga di kelas 3 ini para siswa bisa semakin mandiri dan berprestasi,” ujar Koordinator Paralel kelas 3, Ustadzah Pipit Anugraeni.

Baca Juga :  5 Anggota Dewan Ambalan SMK IT Smart Informatika SOLOPEDULI Ikut Suksekan Kemah Wilayah VII JSIT

Melalui kegiatan pembagian bibit tanaman tersebut, jelas Pipit, anak-anak dapat belajar mengenai kepedulian terhadap sesama, masyarakat dan lingkungan.

Selama melakukan kegiatan itu, anak-anak dibekali beberapa kantong plastik untuk memungut sampah yang ditemui di setiap sudut jalan yang dilewati.

“Setiap kelas dibagi 2 kelompok putra dan putri. Satu kelompok diamanahi 2 kantong plastik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian motivasi dan pembacaan tata tertib oleh Ustadzah Roihatul Hasanah, S.Ag.

“Bahwa di sini kalian anak-anakku memiliki orangtua, sama dengan orangtua kalian di rumah yaitu sama-sama ingin membimbing kalian menjadi lebih shalih-shalihah,” katanya. A. Setiawan

Loading...