loading...
Loading...
Ketua Bawaslu Wonogiri, Ali Mahbub

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masih ingat kasus video Camat Purwantoro, Wonogiri, Joko Susilo yang mengarahkan perangkat desa pada capres dan caleg tertentu dalam Pemilu 2019 lalu?. Kini dia tinggal menerima sanksi atas pelanggaran yang dilakukannya itu.

Ketua Bawaslu Wonogiri, Ali Mahbub mengatakan, Joko Susilo, menurut Komisi ASN (KASN) terbukti dinyatakan bersalah tidak netral dalam Pemilu 2019 lalu. KASN kemudian memberikan rekomendasi, Joko Susilo diberikan sanksi disiplin.

“Joko Susilo direkomendasikan mendapatkan sanksi disiplin sedang,” ungkap Ali Mahbub, Selasa (9/7/2019).

Rekomendasi KASN itu, diterima Bawaslu pada 5 Juli kemarin. Surat rekomendasi dengan nomor R2080/KASN/6/2019, menyebutkan, sanksi disiplin sedang, pelaksanaannya mengacu pada disiplin ASN.

Baca Juga :  Innalillahi, Berita Wonogiri Terkini, Warga Tempel Genukharjo Wuryantoro Ditemukan Gantung Diri di Kain Jarit di Blandar Rumah

“Bawaslu bertugas mengawasi pelaksanaan sanksi itu,” tandas dia.

Ali membeberkan, ancaman disiplin sedang ada dalam PP 53 Tahun 2010, pasal 7. Sanksi disiplin sedang berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun, atau penundaan kenaikan gaji selama setahun, atau penundaan kenaikan pangkat selama setahun.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BKD Wonogiri untuk pelaksanaan sanksi itu,” terang Ali.

Sebagaimana diwartakan, video berisi pengarahan Camat Purwantoro kepada perangkat desa di Kecamatan Purwantoro Wonogiri, viral di media sosial awal April lalu. Ketika itu Camat meminta atau mengarahkan mereka yang hadir untuk tidak melupakan capres Jokowi, caleg DPR RI PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul dan Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) nomor 26. Aria

Loading...