loading...
Loading...
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyambangi warga untuk mendorong agar mau imunisasi, Selasa (2/7/2019). Foto/Wardoyo

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Merebaknya wabah virus hepatitis A yang menyerang ratusan warga hingga mendekati ribuan orang di Pacitan, Jatim, membuat Pemkab Karanganyar mulai was-was.

Selain meminta warga waspada dan meningkatkan pola hidup sehat, Pemkab juga mendorong warga untuk mengikuti imunisasi.

Sebagai bentuk keseriusan, bupati setempat, Selasa (2/7/2019) bahkan terjun langsung menyambangi warga dari pintu ke pintu untuk menyosialisasikan pencegahan hepatitis A.

Baca Juga :  Hari Pramuka, Generasi Muda di Karanganyar Diingatkan Ancaman Tawuran dan Pornografi 

Tadi pagi, Juliyatmono bersama dengan Dinas Kesehatan Karanganyar makin gencar sosialisasikan pentingnya imunisasi.

Yuli berkunjung ke sejumlah rumah warga di kawasan Dusun Tanen, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Wilayah ini menjadi perhatian karena banyak warga terindikasi tak mau imunisasi.

Baca Juga :  Ketua PSI Karanganyar Ungkap Kekecewaan Atribut Parpolnya di Dalam Kantor Turut Dibredeli Saat Pemilu 2019 

“Tujuannya mengajak agar warga menyadari pentingnya imunisasi dan membujuk agar mereka mau anaknya diberikan imunisasi,” paparnya kepada wartawan.

Bupati juga memberikan pengertian bahwa imunisasi itu aman untuk proses kekebalan tubuh anak. Sebab proses juga sudah dilakukan oleh tim ahli dan diketahui oleh pihak-pihak yang berwenang sehingga imunisasi aman.

Baca Juga :  Kumpulkan Semua Pegawai PT BKK Jateng, Bupati Karanganyar Minta Beri Pelayanan Yang Baik Untuk Masyarakat

“Jika memang tidak diimunisasi bila dikemudian hari sakit, siapa yang bertanggungjawab,” ungkapnya,  Selasa (2/7/2019).

Yuli mencontohkan saat ini  yang sedang ramai masalah hepatitis yang terjadi di Pacitan, semua pihak kebingungan. Ada baiknya sebelum semua terjadi lebih baik program imunisasi itu dilakukan. Wardoyo

 

Iklan
Loading...