JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Belanja Capai Rp 2,45 Trilyun, APBD Perubahan 2019 Karanganyar Ditetapkan Defisit Rp 301 Miliar 

Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Dua minggu menjelang berakhirnya masa bakti anggota DPRD Karanganyar periode 2014-2019, DPRD Karanganyar mengesahkan APBD Perubahan 2019. APBD Perubahan disahkan dengan defisit Rp 301 miliar.

Pengesahan APBD Perubahan dilakukan dalam paripurna di DPRD setempat, Kamis (15/08/2019).

Paripurna dihadiri Ketua DPRD Sumanto dan Forkompida termasuk Bupati.

Dalam rapat paripurna tersebut ditetapkan, jumlah pendapatan daerah yang semula sejumlah Rp 2,158 triliun, setelah dievaluasi oleh gubernur, tidak mengalami perubahan.

Baca Juga :  Ini Pesan yang Disampaikan Anggota DPR RI Komisi IV FPKB Mbak Luluk Ketika Mendampingi Menteri LHK Saat Sambangi Karanganyar

Demikian halnya dengan belanja daerah sejumlah Rp 2.459 triliun, juga tidak mengalami perubahan.

Dari sektor pembiayaan, terjadi defisit anggaran. Pendapatan Rp 2,158 triliun, sedangkan total belanja Rp 2,459 triliun. Sehingga terdapat defisit anggaran sejumlah Rp 301,485 miliar.

Bupati KaranganyarJuliyatmono, dalam pandangan akhirnya mengatakan, defisit anggaran ini akan ditutup dengan pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sejumlah Rp 311,485 miliar, serta pengeluaran pembiayaan daerah, sejumlah Rp 10 miliar.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

“Dengan ditetapkannya rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah, maka kami segera melaksanakannya.Terhadap berbagai saran, usul dan masukan dari anggota dewan, akan kami laksanakan secara bertahap,” kata bupati. Wardoyo