JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Dapat Ancaman Plt, DPC Hanura Solo Tidak Bergeming


Sekretaris DPC Partai Hanura Solo Aries Munandar
Sekretaris DPC Partai Hanura Solo, Aries Munandar. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Solo tidak bergeming meskipun mendapatkan ancaman sanksi Plt dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Mereka menilai tuntutan mereka untuk segera menggelar Munaslub merupakan kritik kinerja internal partai.

Sekretaris DPC Partai Hanura Solo, Aries Munandar mengungkapkan bahwa DPC Partai Hanura Solo tidak akan berubah pikiran terkait keputusan menuntut percepatan Munas.

“Kami tekankan, kami tetap loyal.pada DPD, tapi kami tidak akan memgubah keputusan. Kami tetap pada sikap kami. Sekarang kami menunggu keputusan resmi dari DPD. Terkait sikap kami dan 13 DPC yang mengkritisi kepemimpinan OSO memang kondisi partai seperti itu dan publik pun sudah mengetahuinya,” urainya, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga :  Jadi Orang Pertama di Solo yang Vaksinasi Covid-19, Kapolresta: Tidak Terasa dan Kondisi Saya Saat ini, Sangat Sehat dan Sangat Bugar

Bahkan Aries menandaskan bahwa pernyataan sikap 13 DPC didasarkan pada realisasi dari pakta integritas yang ditandatangani Ketua Umum Partai Hanura sendiri.

“Kenyataannya pada pelaksanaan Pileg 2019, Partai Hanura terpuruk, perolehan suara anjlok dan mulai muncul perpecahan di internal partai. Padahal dari isi pakta integritas dijelaskan bahwa jika partai menjumpai situasi semacam itu, maka ketua umum siap mundur. Dari itulah dalam silaturahmi 13 DPC dibicarakan. Karena kami adalah bagian dari parpol maka saat bertemu pasti membicarakan politik dan faktanya Partai Hanura seperti ini, hingga kami membuat pernyataan bersama,” tandasnya.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 di Solo Mulai Diedarkan, Bhabinkamtibmas, Babinsa hingga Limnas Diminta Beri Edukasi ke Masyarakat

Di sisi lain, Aries menambahkan bahwa hasil keputusan 13 DPC-DPC di Jateng juga akan dibawa ke Rapimda DPD Partai Hanura akhir bulan ini. Sikap DPC tetap sama seperti yang disampaikan awal pekan lalu.

“Akan kami bawa ke Rapimda sebagai bahan masukan,” tandasnya. Triawati PP