loading...
Loading...
Foto/Istimewa

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM- FIF Group Cabang Solo menggelar kegiatan Jam Sosial Mengajar, sebagai bagian dari bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Kegiatan digelar Jumat (26/7/2019) di SMK PGRI Sukoharjo, Jl Tentara Pelajar, Jombor Sukoharjo.

Selain Kepala Cabang FIF Group Solo, Bening Danu Saputro, kegiatan ini juga melibatkan staf dan pemateri.

Bening mengatakan, Jam Sosial Mengajar, merupakan bagian dari kegiatan ESR perusahaan. Target dari kegiatan ini, diantaranya membantu peningkatan literasi masyarakat, utamanya menyangkut bidang yang selama ini ditangani FIF.

Baca Juga :  Fakta Ini yang Terjadi Hingga Polisi di Kartasura Sukoharjo Jalani Pemeriksaan Menyeluruh, Seragampun Diperiksa

“Selain Jasa Keuangan, kami juga menyampaikan materi terkait dengan safety riding. Kami ingin adik-adik kita lebih mengenal industri jasa keuangan yang mungkin saja menjadi pilihan kerja mereka nantinya. Tapi yang tidak kalah penting, kami ingin mengenalkan budaya berkendara yang aman bagi mereka,” kata Bening kepada Joglosemarnews.com.

Menurut Bening, kegiatan tersebut merupakan bentuk sumbangsih dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Hal ini juga sesuai dengan visi perusahaan yang salah satunya fokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan.

Baca Juga :  Begini Kronologis Lengkap Mbah Saiman yang Ditipu Pembeli Tisu dengan Uang Palsu

“Ini sekaligus menjadi bukti, bahwa kami tidak hanya mengejar keuntungan bisnis semata (profit oriented). Kami juga menjadi perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, termasuk dunia pendidikan,” katanya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari pihak sekolah. Bukan hanya siswa, jajaran guru juga mengaku mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru terkait dengan industri jasa keuangan dan terutama safety riding.

Baca Juga :  Ini Tujuan Diadakan Bursa Inovasi Desa 2019 di Sukoharjo. Simak Pula Perbedaannya dengan Pelaksanaan BID Tahun Lalu

Selain membekali pengendara mengenai tata cara berkendara yang aman, narasumber juga mengingatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas yang benar sehingga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalulintas.

“Jangan sampai mereka hanya tahu memakai atau sekadar mengendarai saja. Sebab aspek keselamatan ditentukan sejak mereka belum berkendara. Misalnya menjaga kebugaran dan kesehatan, mengenakan helm standar, kelengkapan dokumen dan lain sebagainya,” pungkas Bening. JSnews

 

Iklan
Loading...