loading...
Kondisi pikap yang ringsek setelah menabrak pohon dan masuk jurang di tepi jalan raya Pungkruk-Tanon tepatnya di barat jembatan kawak Sidoharjo, Sragen, Rabu (31/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Teka-teki kecelakaan maut pikap gasak pohon dan nyemplung jurang di jalur Pungkruk-Tanon barat jembatan kawak Tenggak, Sidoharjo, Sragen Rabu (31/7/2019) siang, akhirnya terungkap.

Kecelakaan itu ternyata juga melibatkan truk tak dikenal yang melaju di depan pikap.

Data yang dihimpun dari olah TKP kepolisian Sabtu (3/7/2019), mobil pikap Chevrolet nahas itu bernopol AD 1885 HE. Mobil dikemudikan oleh Yetno (24) warga Dukuh Jekani RT 2, Jekani, Mondokan, Sragen.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 11.45 WIB. Kecelakaan bermula ketika pikap melaju dari arah barat atau Tanon menuju ke Pungkruk.

Di depan pikap, melaju truk tak dikenal. Sesampai di lokasi kejadian, pikap hendak mendahului truk misterius itu.

Nahas, pikap terlalu ke kanan dan hilang kendali. Mobil warna biru itu kemudian oleng dan selip.

Baca Juga :  Minta Masyarakat Tak Takut, Sekda Sragen Kembali Jalani Rapid Test Kedua. Begini Hasilnya!

Mobil kemudian meluncur ke kiri tergelincir cor jalan dan menggasak pohon. Benturan keras membuat pikap terguling hingga masuk ke jurang.

Mobil baru berhenti dengan kondisi ringsek. Sopir dan kernet pikap bernama Irwan (26), warga Pungkruk RT 01, Doyong, Miri, Sragen, sempat ditemukan tak sadarkan diri saat dievakuasi. Keduanya dirawat terpisah.

Sang sopir yang mengalami luka patah tulang dibawa ke RSUD Sragen, sedang kernetnya di Puskesmas Sidoharjo.

Saat JOGLOSEMARNEWS.COM mengecek ke Puskesmas Sidoharjo, salah satu petugas IGD Puskesmas Sidoharjo mengatakan saat tiba di IGD, kondisi Irwan memang sempat tak sadarkan diri. Korban mengalami luka di pipi kanan, tulang bahu dan pantat.

“Memang sempat tak sadarkan diri saat di lokasi kejadian. Mungkin karena kerasnya benturan. Tapi tadi sudah mendapat penanganan, lukanya tidak terlalu parah dan sudah diperbolehkan pulang. Kalau sopirnya tadi langsung dibawa ke RSUD Sragen karena lukanya lebih parah,” ujar petugas perempuan di IGD Puskesmas Sidoharjo.

Baca Juga :  Peduli Wabah Covid-19, Keluarga Mahasiswa Sragen Turun ke Jalan. Bagi 1.100 Masker dan HS, Blusukan ke Desa Pinggiran di Jenar Bagi Paket Sembako

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian itu. Saat ini kasusnya masih ditangani oleh penyidik Unit Laka. Wardoyo