JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Miris Tiap Bulan 100 Lebih Kecelakaan di Sragen, 100 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalan Raya

AKBP Yimmy Kurniawan. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
AKBP Yimmy Kurniawan. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Angka kecelakaan di Sragen masih stabil tinggi. Bahkan data terkini di Polres Sragen mencatat selama kurun tujuh bulan terakhir, jumlah kecelakaan mencapai 750 kejadian dengan korban meninggal mencapai 100 orang lebih.

Jika dirata-rata hampir tiap bulan ada 100 lebih kejadian kecelakaan di jalan raya Sragen.

Hal itu terungkap dalam apel Gelar pasukan dalam rangka operasi patuh candi 2019 yang dihelat di Polres Sragen, Kamis (29/8/2019). Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan operasi patuh candi akan digelar selama 14 hari mulai 29 Agustus 2019 hingga 12 September mendatang.

Fokus utama operasi adalah untuk meminimalisir dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen sudah mencapai angka 750-an apabila persentase bulan itu hampir 100 lebih kejadian lalu lintas yang ada di Sragen dengan jumlah angka kecelakaan yang meninggal sudah 100 lebih juga. Ini tolong menjadi atensi bagi kita bersama,” kata Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dalam amanatnya.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sambirejo Meninggal dengan Status PDP Corona. Jadi Korban Meninggal ke-24, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

Berdasarkan hasil evaluasi internal Polres Sragen, rata-rata penyebab kecelakaan disebabkan karena human eror atau faktor manusia.

Ia menguraikan dari hasil anev, sepanjang 2019 ini sampai dengan bulan Juli, jumlah kecelakaan lalu lintas wilayah Kabupaten Sragen sudah mencapai angka 750 kasus.

Apabila dipersentase, hampir 100 lebih kejadian lalu lintas yang ada di wilayah Kabupaten Sragen.

Kapolres berharap semua personel yang bertugas melaksanakan penindakan di lapangan, agar juga mengedepankan imbauan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sragen Belum Berani Jamin Sekolah-Sekolah Bisa Buka Kembali 13 Juli 2020. Ini Masalahnya!

“Harapan kita bukan kesadaran tumbuh pada saat operasi saja namun seterusnya sampai akhir tahun ini.  Sehingga kecelakaan lalu lintas khususnya di wilayah Kabupaten Sragen ini bisa kita minimalisir,” tukas Kapolres.

Menurut Kapolres, dari angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, tahun 2018 kemarin Polres Sragen menduduki juara kedua jumlah kecelakaan lalu lintas terbanyak se-wilayah Polda Jawa Tengah.

“Ini menjadi PR bagi kita. Mohon maaf dari Polres dari kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Butuh bantuan dari rekan-rekan sekalian terima kasih sudah hadir dan tolong ini menjadi atensi bagi kita 2019 ini. Saya sampaikan terima kasih atas perhatiannya,” tandasnya. Wardoyo