loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM-Misteri hilangnya Rusito Rusman yang dikabarkan hilang sejak hari Rabu (31/07/2019) atau sekitar 6 hari yang lalu, akhirnya terjawab. Pria itu ditemukan dalam keadaan meninggal di kebun Gedangan Tetep Wates Kumpulrejo.

Informasi tersebut didapatkan dari Tugiat selaku pemilik kebun tempat korban diketemukan, yang saat itu hendak mencari rumput di kebun miliknya pada hari Senin (05/08/2019).

Kapolsek Argomulyo, AKP Mochamad Zazid memimpin langsung jalannya evakuasi korban dengan menerjunkan Urkes Polres Salatiga dipimpin Iptu Mulyadi AMk dan Tim Inafis Aipda Bakti Nur Cahyo, dibantu PMI Kota Salatiga dan Dr. Wahyu Kepala UPTD Puskemas Tegalrejo.

Police Line telah terpasang mengelilingi lokasi korban ditemukan hal tersebut menjadi tempat steril yang harus dijaga oleh personil Polsek Argomulyo.

Baca Juga :  Fakta Menarik di Balik Aksi Julik Sopir Pencuri Motor RX King di Tanon Sragen. Permak Habis Bodi Hingga Rubah Noka Nosin, Tapi Terbongkar Juga 

Untuk memudahkan proses evakuasi sekaligus menjaga agar tidak ada warga yang mengambil gambar dan disebarluaskan, demi menghindari perasaan duka lebih mendalam bagi anggota keluarganya.

“Selesai identifikasi segera korban dimasukkan ke Kantor Jenazah dan dibawa ke RSUD Kota Salatiga untuk menentukan penyebab pasti kematian korban,” jelas AKP Mochamad Zazid dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kapolres Salatiga, AKBP Gatot Hendro Hartono di tempat terpisah menyampaikan bahwa segala daya upaya telah dilakukan untuk menemukan korban dalam keadaaan selamat namun takdir berkata lain.  Korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia. Dari hasil visum tidak ditemukan bekas kekerasan fisik yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Awas, Uang Palsu Beredar Untuk Taruhan Pilkades. Botoh di Rembang Dibekuk dengan 626 Lembar Upal Pecahan Rp 100.000an Hingga Recehan

“Pihak keluarga menerima hal tersebut merupakan musibah dan suratan takdir, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkam,” jelas Kapolres. JSnews

 

Loading...