JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Pelabuhan Gesing Diperkirakan Mulai Dibangun Tahun 2021

Sebuah perahu nelayan sedang berlabuh di pantai Gesing, Gunungkidul. Dok
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Sebuah perahu nelayan sedang berlabuh di pantai Gesing, Gunungkidul. Dok

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS. COM – PemprovDIY telah menganggarkan untuk penyusunan masterplan, DED dan analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL) untuk pelabuhan Gesing sekitar RP 650 juta.

“Sudah dibahas di TAPD soal pelabuhan Gesing. Ada anggaran untuk penyusunan masterplan, DED, dan Amdal sekitar Rp 650 juta,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Bayu Mukti Sasongko, akhir pekan lalu.

Penyusunan dokumen tersebut, ujar Bayu akan memakan waktu kurang lebih satu tahun.

Pelaksanaannya akan dilakukan pada tahun 2020 mendatang.

“Sehingga, jika dokumen selesai, pembangunan pelabuhan mungkin di tahun 2021 mendatang, ” paparnya.

Menurut Bayu dalam penyusunan masterplan ini akan ditentukan kawasan dan daerah mana di sekitar Gesing berikut fungsinya.

Baca Juga :  Aktivitas Merapi Meningkat, BPBD DIY Imbau Penambang Kali Gendol Libur Sementara

Di antaranya, akan ditentukan mana letak dermaga, tempat pelelangan ikan, dan bangunan pendukung pelabuhan lainnya.

Selain itu, wilayah mana yang tetap bisa digunakan untuk menunjang pariwisata.

Untuk itulah, kata Bayu, penyusunan masterplan hingga DED dan AMDAL tidak bisa dalam jangka waktu yang cepat.

“Kami kaji betul kawasan mana yang untuk dermaga, TPI, Wisata dimana. Dalam DED juga merinci bangunan dermaga ukuran berapa, dermaganya seperti apa,” jelasnya.

Untuk lahan yang akan dibebaskan, kata Bayu, dimungkinkan tidak akan menuai masalah.

Hal ini karena pembangunan ini akan dilaksanakan di tanah Sultan Ground (SG).

Baca Juga :  Potensi Penularan Covid-19, Wawalikota Yogya Minta Pasar Tradisional Diawasi Ketat

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan nelayan setempat terkait dengan lapak-lapak yang dipergunakan.

“Di Gesing ada 8 hektar lahan SG yang bisa dipergunakan. Untuk lapak-lapak sudah kami koordinasikan dengan nelayan setempat, ” urainya.

Dia pun optimistis jika Gesing nantinya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Hal ini karena posisi Gesing yang berada di tengah antara Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo.

Integrasi dengan JJLS juga akan memudahkan perjalanan untuk distribusi ikan ke bandara internasional.

“Nanti akan menjadi Pelabuhan perikanan pantai (P3). Posisinya berada di tengah-tengah dan strategis, ” urainya.

www.tribunnews.com