loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang Prabowo Subianto dalam kongres paetai tersebut.

Mengenai hal itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan undangan kepada Prabowo itu bukan untuk membahas koalisi

“(Koalisi) Kan nanti diputuskan oleh Presiden. Tetapi, kan ruang dialog terus dibuka oleh PDIP,” kata Hasto, di Jakarta, Kamis (1/8/2019) malam.

Hal itu disampaikan Hasto usai ramah tamah dengan para pimpinan redaksi media, baik cetak, televisi, radio, maupun online, di Kantor DPP PDIP, Jakarta.

“Bukan berarti, ketika kami bertemu itu, isinya bagi-bagi kursi, bagi-bagi jabatan, kekuasaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Menristek Minta, Penelitian dengan Dana APBN Bermanfaat bagi Rakyat

Menurut Hasto, membangun dialog lebih esensial ketimbang membicarakan tentang bagi-bagi kursi, jabatan, dan kekuasaan.

Dengan dialog, kata dia, masing-masing pihak bisa mencari titik temu atas berbagai perbedaan yang ada.

Mengenai ruang koalisi, Hasto kembali menegaskan bahwa pembicaraan mengenai koalisi akan dilakukan Presiden Joko Widodo dengan para pimpinan partai politik.

“Itu nanti masih ada tahapan-tahapan. Tetapi, dari hasil kajian PDI Perjuangan, masyarajat juga perlu membangun harapan di antara pemimpin bertemu. Kan tradisi yang baik,” katanya.

Baca Juga :  Demokrat Tegaskan Tak Bakal Usung Bekas Napi Koruptor di Pilkada 2020

Sebelumnya dikabarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal hadir memenuhi undangan dalam Kongres V PDI Perjuangan, di Hotel Inna Grand Bali Beach, 8-11 Agustus 2019.

www.tempo.co

Loading...