loading...
Loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sepanjang ruas jalan menuju ke SDIT Nur Hidayah tampak lebih meriah dari biasanya, Kamis (1/8/2019). Bendera-bendera pramuka berkibaran di kanan kiri jalan.

Sementara di pintu masuk Jalan Basuki Rahmad hingga gerbang sekolah, umbul-umbul berdiri megah di antara kibaran bendera-bendera pramuka.

Di dekat gerbang sekolah, suasana tampak lebih gegap lagi dengan adanya berbagai karya kepramukaan. Ada gapura pionering dilengkapi dengan janur kuning tampak indah menyambut siapapun yang masuk.

Melengkapi kemeriahan tersebut, para siswa juga mengenakan seragam pramuka, lengkap dengan topi dan hansduk. Mereka tampak berjejer rapi di jalan utama menuju sekolah. sembari melambai-lambaikan bedera merah putih di tangan.

Iringan khas lagu kepramukaan Selamat Datang Kakak dan Di Sini Senang Di Sana Senang bergema diiringi tepuk sorak bersahut-sahutan.

Sedangkan dari dalam aula, terdengar alunan gamelan yang dimainkan oleh beberapa guru dan karyawan yang tergabung dalam kelompok karawitan Waskito Laras.

Seluruh suasana yang penuh dengan semarak kepramukaan itu khusus untuk menyambut tamu dari Kwarnas Tim Penilai Lomba Gudep Unggul, Ka Kwarcab sekaligus Wakil Walikota Surakarta, Dr Achmad Purnomo Apt, Kepala Dinas Pendidikan, Etty Retnowati SH, MH  dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Pendaftaran SNMPTN 2020 Sudah Bisa Dilakukan Mulai Senin, 2 Desember

 

Ka Kwarcab Kota Surakarta sekaligus Wawali, Dr Achmad Purnomo Apt  dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada kepada Kakak-kakak Pembina dari Kwarnas Jakarta.

“Semoga kedatangan beliau-beliau ini membawa dampak positif bagi gerakan pramuka di gugus depan SDIT Nur Hidayah khususnya dan gugus depan yang ada di Kota Surakarta pada umumnya,” ujarnya.

Purnomo berharap kedatangan para tamu kehormatan tersebut mempu memberikan pencerahan dalam mengelola gugus depan di kota Solo.

“Visitasi ini sebagai bekal untuk memperluas pengetahuan dan tata kelola administrasi serta prosedur yang berkesinambungan,” ujarnya.

Sedangkan Ka Mabigus sekaligus Kepala SDIT Nur Hidayah Surakarta, Waskito SPd dalam sambutannya mengaku sangat berbahagia oleh  kehadiran tamu dari pusat.

“Kami bersyukur dapat mewakili Kota Surakarta dan Jawa Tengah maju ke tingkat nasional Lomba Gugus Depan Unggul 2019,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski persiapannya cukup singkat, namun pihaknya menerapkan spirit STMJ. Yang dimaksud STMJ adalah Semangat, Tenang, Maksimal dan  Juara.

Baca Juga :  Pemerataan Kualitas dan Kuantitas Guru, Nadiem: Tergantung Kesiapan Pemda

“Kami tentu tak bisa berjalan sendiri. Karena itu kami ucapkan terima kasih atas bimbingan Kakak-kakak dari Kwarcab dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Semoga hasilnya memberikan kabar gembira bagi Kota Surakarta dan Jawa Tengah,” ujarnya berharap.

Usai memberikan penjelasan teknis, tim penilai dari Kwarnas langsung memeriksa berkas-berkas administrasi yang telah disiapkan di ruang pertemuan sekolah.

Ada tujuh standar penilaian dalam lomba ini. Selesai memeriksa berkas-berkas sekaligus konfirmasi ke petugas masing-masing standar, tim penilai melanjutkan meninjau sanggar dan praktik keterampilan pramuka para siswa. A. Setiawan

Loading...