loading...
Loading...
Gubernur Bank Indobesia (BI) Perry Warjiyo mendorong SMAN 3 Solo menjadi 100 SMA Terbaik se-Indonesia. Hal itu diungkapkannya saat meresmikan organisasi Roemah Tiga, Sabtu (3/8/2019). Triawati

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Gubernur Bank Indobesia (BI) Perry Warjiyo mendorong SMAN 3 Solo menjadi 100 SMA Terbaik se-Indonesia. Hal itu diungkapkannya saat meresmikan organisasi Roemah Tiga, Sabtu (3/8/2019).

Perry yang merupakan alumni SMAN 3 Solo tahun 1976 tersebut menekankan bahwa menjadikan SMAN 3 Solo sebagai sekolah terbaik 100 di Indonesia merupakan tantangan bersama baik untuk pihak sekokah maupun alumni.

“Ini adalah tantangan kita semua, mulai dari siswa, guru dan alumni SMA Negeri 3 Solo untuk membawa SMA Negeri 3 Solo kedalam the best 100 SMA di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa hal yang harua diperhatikan oleh keluarga besar SMA Negeri 3 Solo yaitu kualitas akademik, kualitas lulusan-lulusan SMA Negeri 3 Solo dimana tidak hanya dari sisi-sisi penyampaian materi, tetapi juga mempersiapkan siswa menghadapi ujian, sehingga memperoleh nilai akademik yang tinggi. Kemudian juga harus memperkuat jejaring yang saling membantu,” paparnya.

Perry meresmikan Roemah Tiga sebagai wadah lintas alumni SMA Negeri 3 Solo yang ditandai secara simbolik dengan penyerahan kunci kepada Ketua Roemah Tiga, Monica. Selanjutnya dilakukan pengguntingan pita oleh Perry, Monica, Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo dan PLT Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Solo Yusmar Setyobudi.

Baca Juga :  Syafii Efendi : Negara Yang Sakit, Indikator Menuju Perubahan

Sementara itu, Ketua Roemah Tiga, Monica menambahkan, SMA Negeri 3 Solo sejak didirikan tahun 1958 hingga saat ini telah meluluskan kurang lebih 30.000 alumni. Beberapa diantaranya menjadi tokoh nasional seperti Iriana Jokowi, Gubernur BI Perry Parjiyo, Dirjen di Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono, Direktur di Ditjen Bea Cukai Oentarto Wibowo, Motivator terkenal Tung Desem Waringin, dan sebagainya.

“Roemah Tiga adalah tempat dimana setiap individu yang tinggal di dalam rumah memiliki warna tersendiri dan dalam perjalanan kesehariannya memiliki polanya masing-masing. Setiap anggota yang menempati Roemah Tiga akan saling berdaptasi terhadap warna sehingga bisa harmonis dan berempati antara satu dengan yang lain serta saling support untuk selalu tumbuh ke arah yang lebih positif dan lebih baik,” tandasnya.

Baca Juga :  ISETH 2019, UMS Gelar 9 Seminar Internasional dalam 2 Hari

Selain itu, lanjutnya, Roemah Tiga adalah rumah ketiga tempat tujuan pulang dan berkumpul setiap anggota keluarga.

“Rumah pertama adalah keluarga setiap individu, rumah kedua adalah pekerjaan dan rumah ketiga adalah Roemah Tiga untuk semua alumni SMA Negeri 3 Surakarta. Roemah Tiga adalah rumah yang akan menjadi tempat terciptanya harmonisasi rumah pertama dan rumah kedua,” pungkas Monica. Triawati PP

Loading...