JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Satu Begal Sadis di Bendung Slambu Diringkus Polisi. Pelaku Sabet 2 Korban Dengan Parang Lalu Gasak Motor dan HP

Foto/Humas Polda
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

ede12ccd 8ded 476b b06d e69dbfa86f25 1
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus pembegalan atau pencurian dengan kekerasan di kawasan Bendung Klambu, akhirnya menemui titik terang. Ini menyusul diringkusnya satu dari delapan terduga pelaku pembegalan oleh petugas.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Iya, ada satu orang yang kita amankan. Diduga, ia merupakan salah satu pelakunya,” katanya, Senin (5/8/2019).

Mesk demikian, Agus belum bersedia membeberkan identitas pelaku dan kronologi penangkapan tersebut. Soalnya, pihaknya masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut serta memburu beberapa pelaku lainnya.

Baca Juga :  Judeg Mikirin Anaknya Yang Belajar Daring Kebablasan Sampai Jarang Pulang, Warga Salatiga Sampai Lapor Polisi. Ternyata Pulang Hanya Minta Uang, Saat Diinterogasi Mengaku Jenuh di Rumah

“Untuk sementara, baru sebatas ini yang kita sampaikan. Nanti kalau sudah terungkap semuanya akan kita gelar jumpa pers,” sambungnya.

Seperti diberitakan, aksi kejahatan di kawasan bendung Klambu, Desa Penganten, Kecamatan Klambu, terjadi Senin (15/7/2019) menjelang tengah malam. Dua remaja yang lagi nongkrong di dekat jembatan Bendung Klambu jadi korban kejahatan.

Korban diketahui bernama Nadi Rizqullah (18) dan Theo Ari Setyadi (19), keduanya warga Dusun Gedangan, Desa Penganten.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Seruan Gubernur Ganjar, Disporapar Jateng Lakukan Sejumlah Langkah Untuk Tegakkan Prokes di Tempat Wisata

Akibat aksi kejahatan ini, Nadi harus mengalami luka-luka di bagian kepala dan pundak karena terkena sabetan senjata tajam. Selain mendapat luka, sepeda motor Honda dengan nomor polisi K 5384 ANF dan HP miliknya dibawa kabur kawanan penjahat.

Sementara rekannya Theo berhasil menghindar saat hendak dibabat senjata tajam. Meski demikian, satu buah HP miliknya juga ikut diminta penjahat. JSnews