loading...
Tim gabungan saat melakukan pengecekan di lokasi temuan bercak darah di Pasar Jumantono, Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim kepolisian langsung merespon informasi temuan ceceran bercak darah di Pasar Kakum, Desa Jumantono, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Minggu (25/8/2019).

Polres langsung menerjunkan tim inafis bersama Polsek setempat. Setiba di lokasi, tim langsung memasang lokasi dengan garis polisi.

Selain itu, tim juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kapolsek Jumantono, AKP Joko Hartoyo, akan melakukan penyelidikan lanjutan, apakah bercak darah tersebut milik manusia  atau tidak.

Baca Juga :  Daftar Terbaru Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia Yang Mulai Terapkan New Normal di Tengah Pandemi Covid-19. Ternyata Tak Ada Nama Jawa Tengah, Sragen, Solo dan Karanganyar!

“ Kami masih mendalami temuan bercak darah ini. Bukti tali pita dan gembok yang ditemukan di dasar sumur juga kita amankan sebagai bahan penyelidikan awal,” papar Kapolsek kepada wartawan.

Koordinator Lapangan sekaligus Bagian Operasional SAR Karanganyar, Fauzan Rasyid mengungkapkan tim melakukan pengecekan selama hampir dua jam. Tim tidak menemukan tanda adanya hal mencurigakan.

Baca Juga :  70 % Bukan Asli Karanganyar, Disdag Belum Izinkan PKL Plaza Alun-Alun Beroperasi. Ini Alasannya!

Tim hanya menemukan kain merah panjangnya 50 sentimeter yang terkait dikunci gembok.

“Saat sampai bawah, hanya ada sampah plastik dan padas (bongkahan batu),” ujarnya.

Sumur tua yang sudah hampir dua tahun tak terjamah itu diketahui berdiameter sekitar 50 sentimeter dan berkedalaman sekitar 25 meter. Wardoyo