JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Tepergok Keluyuran Main Siang-Siang, Belasan Pelajar SMP dan SMK Kocar-Kacir Dirazia Polres Grobogan. Tiga Pelajar Digelandang dan Dihukum Hormat Bendera 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Regu Patroli Penyelamat Generasi Bangsa (Patmagensa) Sat Sabhara Polres Grobogan mengamankan 3 pelajar dari berbagai sekolah di Purwodadi kemarin. Mereka diamankan setelah kedapatan membolos dan nongkrong di warung kopi yang ada di Rejosari.

Para pelajar tidak mengira ada razia dari Pamatgensa. Mereka tak berkutik ketika regu Patroli Penyelamat Generasi Bangsa (Patmagensa) Sat Sabhara Polres Grobogan merazia lokasi tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan untuk merazia pelajar-pelajar yang keluyuran di jam sekolah. Harapannya, ini menjadi shock terapy buat mereka agar tak membolos lagi di jam sekolah. Ada 3 pelajar yang kita amankan,” ujar Bripda Dessy anggota Sat Sabhara Polres Grobogan dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Wali Kota Hendi Minta Validasi Data Penerima Bansos Tak Terjadi Duplikasi

Ia mengungkapkan, razia tersebut berawal dari adanya laporan warga yang mulai resah karena banyak pelajar keluyuran saat jam sekolah. Laporan itu ditindaklanjuti dengan melangsungkan razia.

Selanjutnya, para pelajar tersebut diangkut polisi ke Mapolres Grobogan untuk didata. Setelah didata, pelajar yang terjaring razia terdiri 3 putra yang berasal dari sejumlah SMA dan SMK.

Baca Juga :  Pengeroyokan Sadis Terhadap Anak Punk di Ungaran Terungkap, Empat Pelaku Lain Masih Buron

Setelah pendataan selesai, para pelajar itu diminta untuk hormat bendera yang bertujuan untuk lebih mencintai tanah air serta sadar kewajiban sebagai pelajar adalah belajar.

Selanjutnya mereka membuat surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Kemudian, polisi menghubungi guru BK masing-masing sekolah untuk menjemput pelajarnya yang terjaring razia.

“Mengenai sanksi kami serahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah,” imbuhnya. JSnews