loading...
Loading...
Ilustrasi uang

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Menjelang detik akhir masa jabatan,  sebanyak 45 legislator Sragen periode 2014-2019 akan mendapat uang pesangon. Namun dari 45 anggota DPRD itu, ada dua orang yang akan menerima pesangon dengan jumlah berbeda atau lebih sedikit dari yang lain.

Sekretaris DPRD Sragen, Joko Saryono mengungkapkan uang pesangon untuk para legislator itu sudah dialokasikan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Miriss.. Terlilit Hutang Puluhan Rentenir, Warga Miskin di Miri Sragen Nekat Lego Rumahnya. Tembok Depan Dicoreti Tulisan Sangat Menyentuh 

Yakni masing-masing anggota yang purna tugas akan menerima sebanyak 6 kali tunjangan representatif. Besaran itu diberikan kepada anggota DPRD yang bertugas secara penuh dari awal sampai akhir periode.

“Besarannya 6 kali tunjangan representatif. Kalau dihitung sekitar Rp 8-9 juta per orang. Semua anggota dapat karena itu sudah sesuai ketentuan,” papar Joko kepada Joglosemarnews.com, Minggu (18/8/2019).

Baca Juga :  Nasib SMA SBBS Gemolong Sragen Kian Terkatung-Katung, Komite dan Masyarakat Desak Gubernur Ganjar dan Pemkab 

Joko menguraikan dari 45 anggota DPRD Sragen yang akan lengser nanti, ada dua nama yang menerima lebih kecil. Mereka adalah anggota DPRD yang menjabat karena pergantian antar waktu (PAW).

Dua orang itu adalah Nasihul Anshori dan Ricky Andriyadi Putra. Keduanya mendapat pesangon lebih kecil karena hanya menggantikan di tengah jalan dan tidak penuh bertugas selama lima tahun.

Baca Juga :  Kisruh Nilai Cakades Toyogo, LPPM UMS Banjir Kecaman. DPRD Sragen Desak Diblacklist Dari Kerjasama

“Nanti ada hitungannya sendiri. Yang jelas yang mendapat full 6 x representatif adalah yang menjabat penuh selama lima tahun,” tukasnya.

Sementara mengenai tanggal pelantikan DPRD terpilih 2019-2024, Joko mengatakan masih menunggu kepastian SK dari Gubernur Jateng. Masa jabatan 45 anggota DPRD 2014-2019 sebenarnya sudah habis per 12 Agustus 2019 lalu. Wardoyo

 

Loading...