loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM– Pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di rumah konveksi milik M Rozikin ( 33)  yang berada di Desa Sidokerti, Kelurahan Kajen, Kabupaten Pekalongan, yang terjadi pada hari Rabu (7/8/2019) silam akhirnya bisa dibekuk polisi.

Pelaku bernama Raju Alias Kembur (27) tahun warga Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan tidak berkutik saat diringkut oleh petugas Kepolisian.

Namun demikian satu pelaku lainnya dengan inisal YW Alias Bowo (40) tahun belum tertangkap dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Kepolisian.

Baca Juga :  Dimeriahkan Lagu Pamer Bojo Didi Kempot, Polda Jateng Resmi Launching Aplikasi Jogo Wargo Jogo Negoro. Butuh Polisi, Tinggal Klik! 

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan melalui Kasubbag Humas Iptu Akrom mengatakan, kejadian pencurian itu sendiri terjadi pada hari Rabu (7/8/2019) sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu salah satu karyawan Korban datang ke konveksi seperti biasa akan memandikan burung murai, tetapi burung tersebut tidak ada di tempat semula.

Baca Juga :  Balita 3 Tahun di Pojok Dibunuh Saat Ibunya ke Pasar. Gara-Garanya Korban Berak Mengenai Tangan 

Saat itu juga ia langsung mengecek CCTV, dan alangkah terkejutnya melihat hasil rekaman CCTV tersebut terlihat di dalam rekaman ada orang yang masuk dan mengambil burung murai.

Tak hanya itu saja Pelaku juga mengambil 5 (lima) lusin celana kain dan 2 (dua) buah tabung gas 3 Kg.

Setelah melihat hasil rekaman CCTV tersebut, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Korban. Dan selanjutnya Korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

Baca Juga :  Cerita Haru Sertijab AKP Sugiyanto, Kapolsek Gringsing Yang Bakal Jabat Kasatlantas Sragen. Sejumlah Tokoh Ungkapkan Kesan Begini! 

Berbekal hasil rekaman CCTV tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dan pada hari Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 03.00 WIB polisi berhasil menangkap salah satu pelaku di rumahnya.

Pelaku berikut barang-bukti dibawa ke kantor polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya 5 (lima) tahun hukuman penjara,” ucap Iptu Akrom. JSnews

Loading...