JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Trenyuh Lihat Warga Kekeringan, Dandim Sragen Gelontor 10 Tangki Air Bersih. Sudah Siapkan 1.000 Bibit Pohon Untuk Penghijauan 

Tim Kodim Sragen saat menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Gesi, Senin (19/8/2019). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20190819 WA0021
Tim Kodim Sragen saat menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Gesi, Senin (19/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah kekeringan dampak kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Sragen Utara saat ini, membuat Komandan Kodim Sragen turut terhenyak.

Derita warga di wilayah kekeringan yang saban hari mencuat di media sosial, memantik reaksi dari Dandim 0725/Srg, Letkol Kav Luluk Setyanto.

Sebagai wujud kepedulian, tadi pagi Senin (19/8/2019), Dandim langsung tergerak untuk memberikan bantuan air bersih.

Tak tanggung-tanggung, 10 tangki air langsung digelontorkan ke warga di 3 Kecamatan yakni Gesi, Tangen dan Jenar. Tiga kecamatan ini menjadi wilayah terparah krisis air bersih saat ini.

Dalam sambutannya sewaktu melepas truk tangki droping, Dandim mengatakan bahwa pemberian bantuan air bersih itu merupakan wujud dari sikap gotong royong, kepedulian, kasih sayang dan toleransi terhadap sesama.

Menurutnya kegiatan itu juga merupakan wujud rasa syukur Keluarga besar Kodim 0725/Sragen atas segala nikmat yang telah diterima dari Tuhan Yang Maha Pengasih.

Baca Juga :  Tragis, Anggota Kodim Sragen Mendadak Ambruk dan Meninggal Saat Ujian Kenaikan Pangkat. Hasil Swab Ternyata Positif Terpapar Covid-19

“Tidak banyak yang bisa kami berikan. Namun keluarga besar Kodim 0725 Sragen akan senantiasa berupaya dan berbuat yang membawa manfaat bagi masyarakat bangsa dan negara,” paparnya.

IMG 20190819 WA0020
Foto/Wardoyo

Dandim juga mengungkapkan hal yang tak kalah penting dilakukan terkait kekeringan Sragen adalah bagaimana mengantisipasi kekeringan di masa yang akan datang.

Sebagai contoh adalah perlunya dilakukan gerakan penghijauan yang dipandang merupakan cara visibel untuk dikerjakan.

Meski mudah dilakukan, penghijauan  perlu kebersamaan dan gotong royong dari semua lapisan masyarakat.

“Contoh kedua adalah bijak dalam menggunakan energi listrik dan air. Global warming akan tertahan dengan adanya gerakan penghijauan yang masif, tanaman inilah yang akan menjadi pendingin dunia dan tanaman inilah yang mampu menyimpan air,” terangnya.

Baca Juga :  Keren, Sepakterjang 2 Usahawan Muda asal Sragen Ini Gapai Kesuksesan dari Nol. Rosita Berkibar lewat Usaha Make Up Artis, Titis Punya 80 Cabang Es Dawet Kekinian di Seluruh Pulau Jawa

Saat ini, lanjutnya, semua jajaran Koramil sedang dan sudah menyiapkan minimal 1000 batang pohon keras. Bibit pohon itu nantinya disiapkan untuk ditanam pada musim penghujan yang akan datang.

Sementara, bantuan air bersih dari Kodim tadi pagi mendapat sambutan hangat dari warga. Ibu Poniyem (70) asal Dukuh Singge, RT 14, Desa Poleng Kecamatan Gesi mengaku senang mendapat bantuan air dari Dandim.

Remen sanget amargi toya angel. Kadang enten pun leh mendet teng lepen kengkenan putu. (Senang banget karena air sekarang susah. Kadang ada pun harus ambil di sungai suruh cucu). Matur suwun Pak Dandim,” tutur nenek itu sumringah. Wardoyo