JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Air Sungai Bengawan Solo di Wilayah Blora Tercemar Pewarna Tekstil

Sungai Bengawan Solo / teras.id

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengandung limbah berupa zat pewarna tekstil.

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Tengah pada bulan Agustus 2019.

Selain mengandung zat pewarna tekstil, air sungai tersebut  juga mengandung bakteri Escherichia Coli (E Coli) yang cukup tinggi.

“Bakteri E Coli ini sendiri berasal dari rumah tangga,” kata Kepala DLH Kabupaten Blora, Dewi Tedjowati, baru-baru ini.

Baca Juga :  Ditinggal Pergi Penghuninya, Rumah di Pabelan Dibobol Maling, Dua Pelaku Berhasil Dikeler Petugas

Dewi menjelaskan, pihaknya berencana akan melakukan penyusuran Sungai Bengawan Solo dari hilir ke hulu. Untuk mencari tahu, apakah ada kegiatan yang melanggar.

“Apakah ada kegiatan yang berpotensi mencemari lingkungan,” jelasnya.

Sementara, dari DLH Provinsi Jawa Tengah akan menyisir dari hulu. Ditambahkan, selama ini masalah tersebut sering dilaporkan kepada Provinsi. Namun saat didatangi, kondisi Bengawan Solo tidak sekeruh seperti saat dilaporkan.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, sampai saat ini air dari PDAM yang air bakunya dari Bengawan Solo dipastikan aman untuk dikonsumsi. Karena dirinya juga sebagai pelanggan PDAM.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Segera Tertibkan Kabel yang Semrawut, Pembangunan Jaringan Kabel Bawah Tanah Dikebut

“Pastinya, sebelum dialirkan ke pelanggan, diuji terlebih dahulu,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, selama pelaksanaan Jambore Derah kemarin, air dari bengawan solo bening.

“Airnya juga lancar,” tandasnya.

Mengetahui hal itu, warga Kecamatan Kradenan, merasa terjawab atas keheranannya beberapa waktu belakangan ini.

“Pantes sering pladu (ikan muncul ke permukaan, karena keracunan atau mabuk),”  ujarnya.

www.teras.id