loading...
Loading...
Ilustrasi Petugas penguji saat memeriksa rem dan ban armada di hanggar uji KIR UPTD PKB Sragen. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Langkah maju dilakukan Dishub Karanganyar dengan merintis pengujinan kendaraan bermotor melalui aplikasi sistem pembayaran melalui online.

Sistem pembayaran non tunai yang diberi nama Si Banter atau Sistem Bantuan Non Tunai Kendaraan Bermotor ini, diresmikan bupati Karanganyar, selasa (17/09/2019) di halaman kantor Bidang Perhubungan Dishub  Karanganyar, Selasa (17/9/2019). Sistem ini bekerjasama dengan Bank Jateng dalam transaksi online  pembayaran retribusi.

Baca Juga :  Jelang Pelantikan Presiden, 450 Polisi di Karanganyar Bakal Dikerahkan Amankan  Sejumlah Obyek Vital dan Titik Massa. Ada Apa? 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai meresmikan penggunaan sistem pembayaran online itu mengatakan penggunaan sistem ini, untuk mempermudah layanan, lebih efektif dan mengeliminir para calo.

“Ini juga mengantisipasi terjadinya pungutan liar saat melakukan pengujian kendaraan. Sistem ini juga lebih efektif,” kata buati.

Dijelaskan bupati,  para pengguna layanan, harus mengisi saldo Si Banter melalui rekening Bank Jateng maupun bank mitra pemerintah lainnya. Admin program akan mengirim notifikasi setelah pengguna layanan mengisi formulir permohonan uji dan mengirimnya secara online.

Baca Juga :  Selamatkan Lingkungan, Ratusan Mahasiswa Biologi UNS Lakukan Pendataan Burung di Ngargoyoso 

Sementara itu, Kepala Dishub PKP Kararanganyar, Sundoro mengatakan, pada masa transisi ini,  pemohon KIR bersistem konvensional masih tetap bisa  dilayani.

Menurut Sundoro, Dishub PKP menarget penerapan sistem e-money dan Si Banter secara menyeluruh pada 2020. Saat ini, tengah dipersiapkan pengadaan printer smart card.

Baca Juga :  Kasus Bendera HTI di SMKN 2 Sragen, Disdikbud Jateng Tunggu BAP Lengkap. Kadisdikbud: Semoga Segera Kembali ke Jalan Yang Lurus! 

“Pada masa transisi ini, pemohon pengujian kendaraan secara konvensional masih tetap kita layani sampai penerapan sistem online ini secera menyeluruh tahun 2020 mendatang,” ujar Sundoro.

Ditambahkan Sundoro, dalam satu hari, Dishub PKP, melayani uji kendaraan sebanyak 50 unit, yang meliputi mobil, bus dan truk dengan klasifikasi kecil, sedang dan besar. Retribusi paling mahal Rp80.000-Rp90.000. Wardoyo

Loading...