loading...
Loading...
Indomaret dan Alfamart. Foto/Tribunnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengancam tidak akan memperpanjang ijin dan menutup usaha toko modern, seperti Alfamart dan Indomart yang membuka usahanya hingga ke tingkat kecamatan di bumi Intanpari. Jika tidak menerima produk asal Usaha Mikro  Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut ditegaskan bupati, usai menandatangani memorandum of understanding (MoU)  bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Jawa Tengah, Senin (16/09/2019). Bupati meminta agar toko modern tersebut, memiliki gerai- gerai khusus yang menjual berbagai produk UMKM.

Baca Juga :  Suara Hati Para Kontraktor Karanganyar Saat Muscab Gapensi. Salah Satunya Berharap Soal Ini! 

“Toko modern yang beroperasi di Karanganyar harus menampung produk UMKM agar berkembang. Jika tidak bersedia (membuka gerai khusus, red) lebih baik tutup saja dan tidak usah diperpanjang ijinnya,” tegas bupati.

Baca Juga :  Dituding Hanya Ide Cari Jabatan, Bupati Karanganyar Klaim Respon Pembentukan Provinsi Soloraya Justru Makin Hari Makin Membaik

Produk yang dipajang di toko modern ini, ujar bupati, tentu disesuaikan dengan standart pengemasan isi dan rupa yang menarik, sehingga Alfamart sendiri menjual dan memajang barang itu sejajar dengan yang lain.

‘’Jangan  asal-asalan. UMKM harus bisa mengambil peluang ini. Tentu saja dengan persiapan yag matang, karena pemerintah sudah memfasilitasi,” ujar bupati.

Baca Juga :  Imbas Kerusuhan Wamena, Bocah 8 Tahun asal Karanganyar Alami Trauma Berat. DKK Berikan Pendampingan Psikis 

Ditambahkan bupati, ke depan pertumbuhan UMKM akan terus didorong. Pasalnya, sektor itu diprediksi akan tumbuh dan berkembang dengan pesat.

“Tugas pemerintah untuk memfasilitasi agar pertumbuhannya cepat,” tandasnya. Wardoyo

Loading...