loading...
Kabid Pengendalian LH Dinas LH Sragen, Ichwan Yulianto (dua dari kanan) bersama 3 Kepala SMPN peraih penghargaan Adiwiyata Provinsi tahun 2019. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Tiga SMP Negeri di Kabupaten Sragen mencatatkan prestasi mengesankan di tahun 2019 ini. Tiga sekolah itu barusaja dinobatkan meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2019.

Tiga sekolah itu masing-masing SMPN 1 Gemolong, SMPN 1 Sukodono dan SMPN 2 Gondang. Prestasi membanggakan itu diungkapkan Kabid Pengendalian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH Sragen) Ichwan Yulianto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (16/9/2019).

Ia mengungkapkan penghargaan untuk tiga SMP itu diserahkan pada Jumat (13/9/2019) di Gedung Sasana Widya Praja Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Pemprov Jateng di Semarang.

“Untuk tahun 2019 ini, Alhamdulillah Kabupaten Sragen menempatkan tiga sekolah meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Masing-masing SMPN 1 Gemolong, SMPN 1 Sukodono dan SMPN 2 Gondang. Tentu ini sebuah prestasi membanggakan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (16/9/2019).

Baca Juga :  Diserbu Gerombolan Wartawan Bodrek dan LSM Abal-Abal, Kepala Sekolah dan Kades di Sragen Resah. Modus Minta Jutaan Disertai Paksaan, Ada Yang Sampai Nyengging Guru

Ichwan menguraikan prestasi itu cukup menggembirakan lantaran penghargaan diraih tak hanya oleh satu sekolah saja.

Menurutnya, hal itu tak lepas dari sinergitas, dukungan dan kerjasama semua pihak sehingga mampu memberikan hasil maksimal.

Pihaknya tak lupa menyampaikan terimakasih kepada pihak kepala dinas Kabupaten Sragen yang selama ini banyak mensupport ke sekolah-sekolah terkait program Adiwiyata.

“Lantas kepada seluruh jajaran di sekolah mulai kepsek guru, karyawan, murid, komite, alumni atas kerja ikhlasnya dalam mempersiapkan  program Adiwiyata ini,” terangnya.

Di bagian akhir, Ichwan berharap keberhasilan tiga sekolah itu meraih Adiwiyata Provinsi, bisa memotivasi sekolah lainnya sehingga akan lebih banyak lagi muncul sekolah-sekolah yang bersedia mengikuti program Adiwiyata.

Sebab program Adiwiyata memang untuk mendidik kesadaran lingkungan sejak dini di bangku sekolah.

“Dukungan dari seluruh jajaran pemerintah sangat diperlukan. Kalau perlu ada semacam pakta integritas dari Kepsek dengan pimpinan daerah untuk menyukseskan program Adiwiyata di Kabupaten Sragen,” tandasnya.

Baca Juga :  Teror Penculikan di Sragen Meluas. Tiga Orang Komplotan Beraksi di Karangmalang, Balita Anak Guru SD Nyaris Jadi Korban

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, Suwardi mengapresiasi pencapaian tiga sekolah yang mampu meraih penghargaan Adiwiyata Provinsi.

Ia berharap itu semakin memacu motivasi sekolah lain untuk berlomba-lomba menata lingkungan sekolah agar bisa meraih prestasi serupa atau bahkan lebih tinggi lagi. Wardoyo