loading...
Loading...
Irjen Firli Bahuri Nyekar ke makam Orang Tua / tribunnews

LAMPUNG, Joglosemarnews.com – Dalam hidupnya, Ketua Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Irjen Firli Bahuri pernah meminta ilmu kebal kepada ayahnya yang sakti.

Ia ingin seperti ayahnya yangbtak mempan dibacok, disayat maupun ditembak. Namun, permjntaan itu lngsung ditolak oleh sang ayah.

“Orangtua saya orang sakti. Ditembak tidak meledak, disayat tidak terluka ditusuk tidak mempan. Dahulu pernah saya meminta ilmu yang dimilikinya. Namun dengan tegas ayah saya menolak dan tidak mau memberikannya,” kata Irjen Firli saat nyekar ke makam orang tuanya di pemakaman keluarga Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sabtu (14/9/2019).

Baca Juga :  PKS Menolak Bertemu Jokowi Sebelum Pelantikan

Alih-alih menerima warisan ilmu sakti mandraguna, lanjut Firli, dirinya justru dinasehati bahwa ilmu kanuragan seperti uang yang dimiliki orangtuanya tidak akan bisa menyelamatkan dan meningkatkan karirnya.

Justru orangtuanya berpesan bahwa bahwa pada masanya mendatang yang dibutuhkan bukan ilmu kanuragan melainkan keikhlasan dan kesabaran serta tidak mendendam.

“Karena pesannya itulah yang akan menyelamatkan hidup dan bukan ilmu kebal tidak mempan,” Irjen Firli mengenang nasehat orangtuanya.

Menurut Irjen Firli dalam meniti karir dirinya menapaki jalan yang cukup terjal dengan berbagai rintangan. Namun karena keyakinan hanya kepada Allah dirinya akhirnya bisa menjadi seperti saat ini.

Baca Juga :  PKB Terima Gerindra Masuk Koalisi, Cak Imin: Harus Jadi Makmum Masbuq

Dirinya juga meyakini bahwa apa yang dibebankan kepada seorang hamba tidak akan melebihi kemampuan hambanya.

Justru kata dia, seorang hamba akan memperoleh kemuliaan ketika berhasil melaksanakan beban berat yang telah Allah berikan tersebut.

“Saya pesankan kepada seluruh jajaran untuk tidak mencari kesempurnaan karena ketika kita mencari yang sempurna maka tidak akan pernah ditemukan.

“Kita bisa menemukan kesempurnaan ketika kita memiliki kemampuan menempatkan diri dan hati untuk menerima orang lain. Di situlah ada kesempurnaan,” katanya.

Baca Juga :  Nilai UU KPK Hasil Revisi Lebih Buruk, 41 Ekonom Surati Jokowi

Dikatakan Irjen Firli , sabar syukur dan ikhlas akan mengangkat karir dan menyelamatkan seseorang dan dirinya juga meyakini bahwa semua yang dialaminya sudah menjadi takdir dan jalan yang ditentukan yang maha kuasa.

Dengan panjang lebar Firli juga berpesan agar tidak takut dan khawatir selagi kewajiban dilaksanakan disertai dengan usaha dan doa.

Seperti dirinya yang sudah berusaha dan berdoa hingga berhasil menjadi pimpinan KPK meskipun hingga saat ini belum diketahui kapan akan dilantik.

“Pandai-pandailah bersyukur karena Allah akan menambahnya dan jangan kufur nikmat,” kata Irjen Firli.

www.tribunnews.com

Loading...