Beranda Daerah Sragen Kebakaran Landa Kedawung Mondokan. Gara-Gara Tungku Lupa Dimatikan, Bangunan Dapur Ludes Terbakar 

Kebakaran Landa Kedawung Mondokan. Gara-Gara Tungku Lupa Dimatikan, Bangunan Dapur Ludes Terbakar 

Ilustrasi kebakaran Sragen. Foto/Wardoyo
Ilustrasi kebakaran Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran menggegerkan warga Dukuh Kedawung, RT 10, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kamis (12/9/2019) malam.

Kebakaran yang melanda rumah milik Suwardi (65) itu terjadi pukul 20.00 WIB. Data yang dihimpun di lapangan, api pertama kali diketahui muncul pukul 20.00 WIB.

Menurut sejumlah warga, api berkobar dari arah bagian dapur korban. Hal itu membuat korban berteriak sehingga warga langsung berdatangan membantu pemadaman.

Beruntung, berkat kesigapan warga dan bantuan pemadam kebakaran dari Sragen, api berhasil dijinakkan tak lama setelah kejadian. Api juga tak merembet ke rumah utama.

Namun bangunan dapur berukuran 6 x 10 meter milik korban sudah ludes dilalap api. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian jutaan rupiah.

Baca Juga :  ​Tanggulangi Kekeringan di Sragen 2026, YBM Brilian BRI Disalurkan Bantuan 55 Tangki Air Bersih

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kejadian itu. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dan api sudah berhasil dijinakkan.

Akan tetapi api sudah membakar bangunan dapur.

“Diduga api muncul dari tungku di dapur yang lupa belum tuntas dimatikan,” paparnya.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan setelah menerima informasi, tim PMI langsung menuju lokasi untuk melakukan assesment ke lokasi dengan menggunakan ambulans PMI Sragen.

“Setiba di lokasi yang terbakar adalah rumah bagian dari dapur. Api di sebabkan oleh tungku api dari kayu yang lupa dimatikan dan menyambar diding dapur. Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian ini,” tukasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Satreskrim Polres Sragen Rekonstruksi Pembunuhan Petani di Masaran, Ada 24 Adegan

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.