JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kisah Unik BJ Habibie: Ainun Ngambek Jika Suaminya yang Nyetir Mobil

Habibie - Ainun / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mantan presiden RI, BJ Habibie telah berpulang, Rabu (11/9/2019). Habibie meninggal dalam usia 83 tahun.

Sepanjang hidupnya bersama istri dan keluarganya, ada banyak cerita tentang kehidupan BJ Habibie. Salah satu yang sering diberitakan media adalah tentang cintanya kepada sang istri, mendiang Hasri Ainun Habibie.

Berbagai foto mesra BJ Habibie dan Ainun sering sekali terpampang di media sosial. Kisah cinta keduanya bahkan difilmkan oleh sutradara Faozan Rizal dengan judul Habibie & Ainun.

Sebagai suami istri, BJ Habibie dan Ainun ternyata juga pernah berbeda pendapat. Salah satunya dalam hal menyetir.

Dalam wawancara BJ Habibie dengan Tempo pada pada 12 Desember 2010, presiden ke-3 Indonesia itu mengatakan memiliki keahlian unik dalam menyetir.

Baca Juga :  Kembali Gelar Unjuk Rasa, Buruh Tolak Ditawari Ketemu Staf Kepresidenan

Dalam menyetir, ahli mekanik ini ternyata mengaku bahwa banyak yang tidak ingin menumpang mobil yang dikendarai BJ Habibie, termasuk istrinya, Hasri Ainun Habibie.

Jika BJ Habibie memegang kemudi, Ainun selalu berujar, “Kalau kamu nyetir, saya turun. Mendingan naik taksi. Bikin deg-degan,” kata BJ Habibie meniru perkataan sang istri.

Pengguna parfum buatan Prancis, Aramis, ini–dipilihkan istrinya–kerap membuat takut penumpangnya.

Ia bahkan hampir ditilang polisi Jerman karena melajukan mobil secara zigzag. “Begitu lihat saya, polisi itu bilang, ‘Profesor, Anda orang baik. Saya yakin Anda tidak akan neka-neko, jadi sudahlah, silakan jalan’,” katanya.

Teman karibnya, Jack Welch (John Francis Welch Jr), Presiden dan CEO General Electric, Amerika Serikat, juga pernah trauma disopiri Habibie.

Baca Juga :  Jokowi – Ma’ruf Amin Jalan Setahun, Komnas HAM: Penanganan HAM Masih Stagnan

Pada akhir 1980-an, Welch datang ke Jakarta. Ia dipameri Mercedes-Benz 300 SL, yang berpintu gull wing keluaran 1954, oleh Habibie.

Kabarnya, di dunia, mobil jenis itu kini hanya dimiliki oleh mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi itu. Mobil yang ditemukan di Jambi tersebut direstorasi Habibie selama tiga tahun.

Berdua mereka menjajal mobil itu menjelajahi Jalan Thamrin, Jakarta. Saat di jalan, Welch terlihat tenang. Setelah turun, Welch mengatakan, “Rudy, thank you very much. This is the first and last time to ride beside you,” kata BJ Habibie menceritakan kembali seraya tergelak.

www.tempo.co