JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Mengamuk, Rudi Nekat Bakar Rumah Tetangga. Akhirnya Ditangkap Rame-Rame Oleh Warga dan Polisi

Foto/Humas polda
Foto/Humas polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Lamuk digegerkan dengan ulah seorang pria yang sedang mengamuk dan hampir membakar sebuah rumah di wilayah Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (14/9/2019).

Pria yang diamankan diketahui bernama Rudiatno (40) warga Desa Lamuk RT 2/ RW 1. Ia dilaporkan warga karena mengamuk dan hampir membakar rumah milik Sari (35) warga desa yang sama dengan pelaku.

Wakapolsek Kejobong, Ipda Jumarwadi mengatakan bahwa kejadian bermula saat adanya laporan warga terkait pria mengamuk, anggota polsek langsung mendatangi lokasi.

Baca Juga :  Kudus Penyumbang Cukai Terbesar di Jateng-DIY

Selanjutnya membantu warga mengamankan pria mengamuk tersebut.

“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pria mengamuk tersebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Karena hampir membakar rumah dan meresahkan akhirnya warga meminta bantuan polisi untuk mengamankannya,” kata Jumarwadi dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Sebelum diamankan, pria tersebut membakar daun kelapa kering yang kemudian dibawa ke rumah warga bernama Sari.

Daun kelapa kering yang terbakar itu kemudian dilemparkan ke rumah. Beruntung warga lain segera membantu memadamkan api sehingga tidak sempat terjadi kebakaran.

“Setelah kita amankan, kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya. Hasil kesepakatan, Rudiatno dibawa ke rumah sakit jiwa untuk menyembuhkan penyakitnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dalam Dua Hari pada Akhir Pekan, Dua Pengendara di Kudus Tewas di Jalan

Kepala Dusun setempat, Kustono menyampaikan ucapan terima kasih atas respon cepat polisi membantu mengamankan warganya yang menderita gangguan kejiwaan.

Dengan tindakan yang dilakukan pihak kepolisian, warga mengamuk bisa diamankan untuk dibawa ke rumah sakit jiwa.

“Terima kasih kepada Polsek Kejobong, selain mengamankan warga mengamuk juga mengawal sampai di rumah sakit. Sehingga keresahan warga akan pria dengan gangguan jiwa dapat ditanggulangi,” katanya. JSnews