loading...
Loading...
Pelantikan DPRD Karanganyar digelar di gedung DPRD setempat, Rabu (28/8/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat Karanganyar, secara resmi bergabung membentuk satu fraksi. Kedua fraksi di DPRD Karanganyar yang baru dilantik pada tanggal 28 Agustus 2019 lalu, terpaksa dilakukan karena kedua partai ini,  tidak memperoleh cukup kursi untuk membentuk fraksi sendiri.

Dalam pemilihan legisatif (pileg) lalu, PAN dan Partai Demokrat, sama-sama hanya memperoleh 3 kursi.

Ketua DPD PAN Karanganyar, Muhammad Yunus, mengatakan dibangunnya koalisi dengan Partai Demokrat ini, karena sama-sama tidak bisa membentuk satu fraksi. Menurutnya, kedua partai memilih tidak bergabung dengan fraksi yang ada, agar masyarakat  lebih banyak saluran aspirasi.

Baca Juga :  Selamatkan Lingkungan, Ratusan Mahasiswa Biologi UNS Lakukan Pendataan Burung di Ngargoyoso 

“Kami memilih berkoalisi dan tidak bergabung dengan fraksi yang sudah terbentuk. Agar masyarakat lebih banyak memiliki saluran aspirasi. Pertimbangan lainnya adalah, untuk membangun kebersamaan dalam membangun Karanganyar, dimana PAN dan Demokrat bergabung dalam koalisi Yuli-Rober dalam pemilihan kepala daerah tahun 2018 lalu,” paparnya Jumat  (06/09/2019).

Ditambahkannya, untuk posisi, PAN-Demokrat, menunjuk Sri Sumarti, sebagai Ketua Fraksi. Penunjukkan ketua fraksi ini berdasarkan hasil konsultasi dan musyawarah antar partai.

Terpisah, Ketua Sementara DPRD Karanganyar, Bagus Selo mengatakan, DPRD periode 2019-2024, tetap ada 6 fraksi. Sampai saat ini, jelas Bagus Selo, sudah ada 5 partai yang telah menunjuk ketua fraksi.

Baca Juga :  Bawaslu Karanganyar Bidik 6 Desa Dijadikan Desa Anti MP dan Pengawasan. Berikut Daftar Nominasi Desanya! 

Yakni ketua fraksi PKB, Sulaiman Rasjid, ketua fraksi Gerindra, Adhe Eliana, ketua fraksi PKS, Samsul Bahri, ketua fraksi PDIP, Latri Listyowati.

Sedangkan untuk fraksi Partai Golkar, menurutnya belum juga menyerahkan nama yang akan menduduki posisi sebagai ketua.

“ Untuk ketua fraksi, tinggal menunggu partai Golkar yang belum menyerahkan siapa yang akan menduduki posisi ketua fraksi,” terang Bagus Selo.

Sedangkan untuk komposisi pimpinan DPRD, ujarnya, baru PKB dan PKS yang telah menyerahkan surat resmi penunjukkan sebaga wakil ketua.

Baca Juga :  Fakta Mencengangkan Sidak DPRD di Obyek Wisata Tawangmangu Karanganyar. Temukan Pedagang Masih Buang Barang Ini Sembarangan

Wakil ketua DPRD, PKB menunjuk Tony Hatmoko, sedangkan PKS menunjuk Rohadi Widodo sebagi wakil ketua. Sedangkan posisi wakil ketua dari Partai Golkar, masih belum diserahkan oleh partai bersangkutan.

“Baru ada dua partai yang telah menyerahkan nama sebagai calin wakil ketua, yani PKB dan PKS. Sedangkan Partai Golkar, masih belum menyerahkan nama. Sedangkan untuk posisi ketua, DPC PDIP, masih menunggu surat keputusan DPP, siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua  DPRD,” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...