loading...
Loading...

SUKABUMI, Joglosemarnews.com – Pulang mengajar di sekolah, guru SDN 2 Cibadak di Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi ini disambut kawanan perampok sadis di rumahnya dengan golok, Rabu (18/9/2019).

Tahu kedatangan si empunya rumah, kawanan perampok tersebut langsung menyerang Zainah, sang guru dan pemilik rumah tersebut dengan senjata tajam hingga luka parah di bagian kepala.

Bagitu parahnya luka bacokan yang dialami, membuat korban harus dirawat di RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Kapolsek Parakansalak, AKP Slamet Irianto mengatakan, saat itu pelaku yang diduga lebih dari satu orang sudah berada di dalam rumah korban.

Baca Juga :  Tinggal PKS yang Jadi Opisisi Terhadap Jokowi

Kemudian korban yang pulang dari mengajar masuk ke dalam rumah dan memergoki aksi perampokan tersebut. Perampok yang sudah mempersenjatai diri langsung melayangkan senjata tajam ke kepala korban.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB setelah korban pulang mengajar. Korban seorang Guru SDN 2 Cibadak. Korban menderita luka pada dahi yang cukup parah,” ujar Slamet.

Polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini. “Kami masih mengumpulkan data untuk pemeriksaan lebih lanjut karena korban belum bisa memberikan keterangan,”ujarnya.

Baca Juga :  Mau Wisata Kuburan Batu di Sumba, Ini Sensasinya

Berdasarkan keterangan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Erni (45) teman korban seusai magrib.

Erni saat itu menelepon korban karena mau mengantarkan makanan, namun telepon tak juga direspon. Tak lama berselang, Erni ditelepon balik oleh korban.

Dalam sambungan telepon itu, korban menyatakan sedang disiksa dan meminta tolong Erni.

Erni kemudian bergegas ke rumah korban dan meminta tolong kepada Sofiudin (32), penghuni kontrakan milik korban.

Baca Juga :  Ayah Ini Mandikan Bayinya Pakai Air Panas Hingga Kulitnya Melepuh dan Tewas

Sofiudin bersama teman-temannya kemudian masuk rumah dan melihat korban bersimbah darah tergeletak diteras rumah depan.

Korban langsung dibawa ke klinik namun karena lukanya parah korban dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Kemudian dibawa lagi ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“langsung di bawa ke Klinik Bebita Bojonggenteng (namun) ditolak dan dibawa ke RSUD Sekarwangi. Sekarang sudah di RSUD Syamsuddin SH,” jelas Sofiudin.

www.teras.id

Loading...